Suara.com - Gaya hidup vegan atau plant-based berarti menghindari konsumsi segala bentuk produk yang terbuat atau mengandung unsur hewan (animal testing). Termasuk dalam memilih makanan maupun minuman.
Meski telah bertekad kuat, yang perlu diingat, menjalani pola makan vegan sebaiknya dilakukan secara bertahap.
"Aku menjalani proses yang bertahap dan tidak bisa dilakukan secara instan. Pada praktiknya, aku juga mengalami transisi kebiasaan baru. Misalnya menjadi lebih sering ke kamar mandi ketika baru awal-awal menjalani gaya hidup vegan ini," kata vegan Advocate dan Cruelty-Free Beauty Enthusiast, Annabella, saat BASE Talk Media secara virtual, Kamis (21/10/2021).
Meski berdampak baik secara kesehatan, Annabella merasakan efek samping saat seminggu pertama mengubah pola makannya menjadi vegan. Seolah pencernaannya sedang didetoks karena jadi lebih banyak konsumsi serat, ia merasa jadi lebih sering buang gas juga buang air besar.
"Itu seminggu pertama, aku jadi lebih sering kentut dan pup," ucapnya sambil tertawa.
Tapi, dalam waktu bersamaan, mantan kekasih YouTuber Andovi Da Lopes itu juga menyampaikan kalau dirinya juga merasakan efek terhadap kesehatannya hanya dalam hitungan minggu. Terutama pada kesehatan kulit.
Annabella mengaku, memutuskan jadi vegan sejak 2016 lalu sebagai proses dari penyembuhan jerawat di wajahnya.
"Setelah vegan seminggu, jerawat aku membaik dan bahkan gak balik lagi sampai sekarang," ujarnya.
Menurutnya, jangan pernah merasa sedang diet saat menjalani pola hidup vegan. Sebab, pada dasarnya, diet seharusnya tidak dijalankan dalam jangka waktu lama. Sedangkan vegan bisa menjadi pola makan.
Baca Juga: Nutrisionis Ungkap Kesalahan Fatal Saat Mulai Diet Plant Based
Mungkin akan terasa sulit untuk menghindari segala jenis produk hewani dalam makan, oleh sebab itu Annabella menyarankan untuk menjalankannya secara bertahap.
"Aku waktu awalnya juga coba 5 hari dulu dalam seminggu. Tahun 2017, aku benar-benar komitmen untuk sepenuhnya vegan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!