Suara.com - Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan komplikasi serius bila diabaikan. Kondisi ini pun bisa mempengaruhi semua orang dari segala usia, baik pria maupun wanita.
Salah satu cara Anda bisa mencegah diabetes adalah mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Tapi, tak banyak yang tahu bahwa diabetes ini juga berhubungan dengan kondisi kesehatan lainnya.
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa ada satu hal yang bisa membantu melindungi diri kita dari diabetes tipe 2, yakni menjaga kesehatan kardiovaskular.
Studi baru ini menemukan kesehatan kardiovaskular yang baik bisa mencegah diabetes tipe 2 di antara orang paruh baya. Mereka menemukan bahwa orang dewasa paruh baya dengan kondisi jantung yang sehat memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.
Terlepas dari mereka memiliki faktor risikosecara genetik, kesehatan kardiovaskular yang baik bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 di antara orang paruh baya.
Mengenal Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 ditandai dengan resistensi perifer terhadap insulin. Kondisi ini menyiratkan bahwa jaringan di usus, hati, dan otot gagal merespons pesan insulin untuk mengambil glukosa dari aliran darah.
Artinya, hati yang menyerap glukosa tidak merespon insulin untuk menyelesaikan produksi ini. Pada tahap awal, pankreas mengeluarkan insulin tambahan untuk mengatasi masalah tersebut tetapi tetap akan gagal.
Pankreas berfungsi memproduksi insulin untuk mengangkut glukosa ke dalam sel-sel tubuh sebagai sumber energi. Tapi dilansir dari Times of India, kadar gula darah yang terlalu tinggi dari waktu ke waktu akan merusak organ dan sistem tubuh lainnya.
Baca Juga: Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19
Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat, baik faktor genetik maupun nongenetic yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2. Tapi, ada bukti bahwa perubahan gaya hidup bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Sebuah studi baru-baru ini di Belanda mengevaluasi skor kardiovaskular yang baik mengurangi risiko diabetes tipe 2 seumur hidup atau tidak. Studi ini mengamati orang paruh baya dengan dan tanpa kecenderungan genetik untuk diabetes tipe 2.
Hubungan Diabetes dan Kardiovaskular
Penelitian ini melibatkan 5.993 orang tanpa diabetes tipe 2 sejak awal penelitian. Usia rata-rata peserta adalah 69 tahun, di mana 58 persennya adalah perempuan.
Skor kesehatan kardiovaskular para peserta diukur menggunakan berbagai parameter. Parameter tersebut meliputi indeks massa tubuh, perilaku merokok, tekanan darah, kolesterol total, diet dan aktivitas fisik.
Skor kesehatan kardiovaskular pun berkisar antara 0-12, di mana 12 adalah skor terbaik. Berdasarkan hal tersebut, peserta dibagi menjadi tiga kelompok, miskin, menengah dan ideal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat