Suara.com - Olahraga menjadi salah satu tren dan pilihan aktivitas bagi sebagian masyarakat Indonesia untuk menjaga kebugaran, terutama di masa pandemi Covid-19. Tujuan akhir olahraga adalah menjadi sehat dan bugar, sehingga menjadi produktif dalam menjalankan aktifitas serta meningkatkan kualitas hidup masing-masing individu. Namun, tidak jarang terjadi cedera ketika berolahraga.
Cedera dapat berolahraga harus segera ditangani dengan cepat dan tepat. Untuk itulah, Mayapada Healthcare, lewat unitnya Mayapada Hospital Jakarta Selatan, membuka layanan Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) sebagai solusi kesehatan komprehensif bagi masyarakat yang sudah aktif berolahraga maupun yang ingin memulai program kebugaran olahraga.
Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) hadir untuk menangani berbagai cedera pada persendian yang sering dialami seperti bahu, pergelangan tangan, panggul, lutut dan pergelangan kaki.
Di SITPEC, Anda akan menemukan layanan kesehatan terintegrasi dan menyeluruh yang terdiri dari multidisiplin Spesialis Orthopedi Konsultan Sport Medicine, Spesialis Kedokteran Olahraga, Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Tim Fisioterapi Olahraga, dan Rehabilitasi Medik.
Mengutip siaran pers yang diterima Suara.com, layanan ini menjadi solusi dalam menyediakan berbagai program perawatan cedera olahraga, mulai dari program preventif agar terhindar dari cedera olahraga, penanganan cedera olahraga dengan pendekatan operatif dan non operatif, hingga program pemulihan paska cedera dan paska operasi.
Layanan ini juga mengakomodir program kebugaran bagi pasien yang sudah aktif berolahraga namun ingin meningkatkan performa serta ketahanan fisik dalam olahraga dibawah pengawasan ketat oleh dokter multispesialis.
Karena kebutuhan performa berbeda-beda sesuai dengan bidang olahraganya, SITPEC menawarkan berbagai program kebugaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta bidang olahraganya dengan memberikan perawatan yang tepat serta program penurunan berat badan melalui olahraga yang tepat untuk setiap individu.
Dr.Benny H. Tumbelaka, Sp.OT, MHKes, MARS, selaku Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, mengatakan, “Melihat lifestyle masyarakat yang sudah berubah, terutama selama pandemi, salah satunya adalah dengan lebih aktif berolahraga, Mayapada Hospital membuka layanan Sports Injury Treatment & Performance Center untuk menunjang perawatan khusus dan komprehensif bagi masyarakat yang aktif berolahraga, baik itu program preventif maupun solutif."
Dr.Grace Joselini Corlesa, MMRS, Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga di Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan, “Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) hadir di tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan program kebugaran olahraga yang tepat, penanganan cedera olahraga secara operatif dan nonoperatif, serta membantu para Sport Enthusiast untuk meningkatkan performanya dengan ritme dan metode yang tepat dibawah pengawasan medis.”
Baca Juga: Pernikahan Berubah Petaka, Pengantin Pria Cedera Patah Tulang Belakang
Anda yang ingin datang ke SITPEC, tidak perlu khawatir, karena semua unit Mayapada Hospital menjalankan protokol kesehatan dengan ketat seperti di antaranya, pemisahan alur serta gedung perawatan dan poliklinik untuk pasien Covid-19 dan nonCovid-19, pembatasan keluar masuk pintu utama, screening suhu tubuh dengan thermal, penyediaan sanitizer di setiap titik masuk dan keluar Mayapada Hospital, wajib memakai masker ganda guna mendapatkan akses masuk, menyiapkan table shield di tiap ruang konsultasi, serta disinfektan secara berkala di setiap sudut Rumah Sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat