Suara.com - Kabar duka datang dari pasangan artis Vanessa Angel - Bibi Ardiansyah. Keduanya dikabarkan tewas akibat kecelakaan tunggal di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).
Sementara sopir, baby sitter, dan anak Vanessa, Gala Sky Ardiansyah dalam kondisi luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Dalam foto yang diterima Suara.com terlihat mobil tersebut mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Sepertinya suami istri. Data korban saya masih menunggu daripada salah nanti. Intinya benar ada kecelakaan di daerah Nganjuk itu," kata Gatot saat dikonfirmasi, Kamis (4/11/2021).
Meski kecelakaan di jalan raya, terutama pada mobil seringkali sulit dihindari, tapi penting untuk bisa mengetahui pertolongan pertama yang bisa dilakukan.
Dilansir dari First Aid for Life, saat mendekati lokasi kecelakaan, sangat penting untuk memastikan keselamatan diri sendiri. Pastikan semua lalu lintas telah berhenti.
Pastikan semua orang mengetahui bahwa telah terjadi kecelakaan jika tidak, mungkin ada korban tambahan. Kemudian, waspadai lalu lintas yang datang untuk memastikan bahwa itu tidak menimbulkan bahaya tambahan.
Perhatikan jika ada tumpahan bahan bakar atau potensi risiko kebakaran – matikan kunci kontak mobil jika memungkinkan.
Baca Juga: Kecelakaan, Vannesa Angel Sempat Unggah Perjalanannya: Ada Yang Bisa Tebak Aku Mau Kemana?
Pasang lampu hazard kendaraan dan gunakan segitiga peringatan jika ada. Jika orang lain ada di sekitar; suruh mereka menelepon layanan darurat. Jika Anda sendirian, nilai situasinya dan tangani semua kondisi yang mengancam jiwa terlebih dahulu.
Tentukan dengan cepat berapa banyak kendaraan yang terlibat. Nilai penumpang semua kendaraan untuk memastikan tidak ada yang mengalami cedera yang mengancam jiwa.
Orang-orang yang berteriak, menangis, dan membuat suara umumnya masih bernapas, prioritas awal adalah memeriksa siapa pun yang diam dan tidak bergerak.
Periksa dengan cepat apakah korban yang tenang responsif, jika tidak ada respons, periksa apakah mereka bernapas.
Jika mereka tidak responsif dan bernapas, pastikan mereka berada dalam posisi di mana mereka condong ke depan atau ke satu sisi dalam posisi di mana jalan napas akan tetap terbuka.
Pindahkan seminimal mungkin dan hindari memutarnya. Tetap berbicara dengan korban dengan tenang karena mereka dapat mendengar bahkan jika mereka tidak sadar. Jaga agar mereka tetap hangat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?