Namun, pastikan untuk tidak kebablasan hingga tidur lebih dari 20 menit. Pasalnya, hal itu justru memberikan dampak sebaliknya. Dengan begitu, Anda malah akan semakin merasa mengantuk dan kelelahan.
Mengistirahatkan diri sejenak
Jika Anda sedang bekerja, khususnya pekerjaan yang mengharuskan untuk berdiam diri di hadapan komputer atau laptop, pastikan untuk beristirahat selama beberapa menit setiap 30 menit sekali. Hal ini bertujuan untuk membuat setiap bagian otak Anda bisa bekerja dan mengurangi rasa bosan.
Saat Anda bergerak, aliran darah dalam tubuh menjadi semakin lancar. Hal ini membantu Anda agar tidak mudah merasa mengantuk pada tengah hari.
Melakukan percakapan dengan orang lain
Anda juga bisa mengurangi rasa mengantuk dan mencegah microsleep dengan melakukan percakapan dengan orang lain. Berbicara dengan orang lain tentu membuat Anda membutuhkan konsentrasi tinggi.
Hal tersebut membuat Anda akan berusaha untuk bisa terus mengikuti percakapan dengan orang tersebut hingga rasa kantuk menghilang. Apalagi jika topik yang Anda bicarakan tergolong seru dan menarik. Tentu Anda akan semakin semangat berbincang dengannya.
Mengonsumsi minuman berkafein
Tidak ada salahnya mengonsumsi minuman berkafein jika Anda kurang tidur. Namun ingat, membutuhkan 30 menit hingga stimulasi dari kafein pada kopi atau teh memberikan efek pada Anda. Meski begitu, tetap perhatikan kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya.
Baca Juga: Ini Penampakan Jenazah yang Diduga Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah
Pasalnya, Anda tetap tak disarankan untuk mengonsumsinya menjelang tidur. Jika Anda mengonsumsinya pada malam hari, khususnya mendekati jam tidur, Anda akan kesulitan tidur dan semakin merasa lelah dan mengantuk keesokan harinya.
Berita Terkait
-
Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'
-
Tips Menghindari Microsleep saat Menyetir Jarak Jauh Sambil Puasa, Mudik Aman Sentosa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Jalan Tol Pluit Mendadak Jadi 'Kanvas' Putih, Akibat Trailer Hantam Truk Cat
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Setang, Mengenali dan Mencegah Microsleep saat Berkendara Motor
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!