Suara.com - Di tengah semangat merayakan Hari Pahlawan Nasional, apresiasi tertinggi patut diberikan kepada para tenaga kesehatan yang berjibaku melawan pandemi COVID-19 di garda terdepan.
Inilah yang mendasari Sinovac sebagai salah satu perusahaan faramsi pembuat vaksin Covid-1, mempersembahkan sebuah video iklan layanan masyarakat (ILM) untuk memperingati pahlawan garda terdepan COVID-19 di Indonesia.
Video berdurasi 30 detik ini memberikan penghormatan terhadap para tenaga kesehatan, relawan, dan pemerintah Indonesia atas segala upaya dan kontribusi dalam menangani pandemi COVID-19.
“Dokter, perawat, staf pendukung rumah sakit, dan paramedis darurat telah mengerahkan segenap tenaga dan mempertaruhkan keselamatan diri demi memberikan perawatan dan perlindungan bagi masyarakat. Baik relawan medis maupun non-medis juga memenuhi panggilan berbakti untuk membantu upaya pencegahan penyebaran COVID-19," kata Liu Peicheng, representasi dari Sinovac, dalam keterangannya yang diterima Suara.com.
"Hari ini kami menghormati para pejuang yang telah kehilangan nyawa dan yang tetap menjunjung tinggi komitmennya atas segala pengorbanan dan dedikasi. Mereka adalah sosok pahlawan bagi dunia saat ini,” tuturnya lagi.
Lebih dari 2.000 tenaga kesehatan di Indonesia telah gugur dalam perjuangan melawan COVID-19[1]. Tanpa kenal lelah dalam merawat dan mengobati para pasien COVID-19, mereka rela mengambil risiko terpapar bahaya dari virus hingga beban kerja yang berat.
Sebanyak 9.774 kasus pasien positif masih memerlukan perawatan medis hingga 8 November, dengan 244 kasus baru COVID-19 di hari yang sama. Secara total, 4.095.078 pasien telah pulih dari 4.248.409 kasus yang dikonfirmasi.
“Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya keras dalam menangani pandemi, melalui kolaborasi dengan dinas provinsi, rumah sakit, pakar kesehatan, dan pihak swasta untuk memaksimalkan tindakan pencegahan dan pemulihan. Meskipun Indonesia adalah negara kepulauan yang berpenduduk padat, pemerintah berhasil bergerak cepat untuk mengimplementasikan program vaksinasi nasional, dan hal ini telah patut diapresiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia,” tambah Liu Peicheng.
Hingga 8 November, Indonesia telah menyuntikkan sebanyak 204.913.735 vaksin; 125.394.487 suntikan vaksin dosis pertama, 79.212.475 suntikan vaksin dosis kedua, dan 1.167.214 suntikan vaksin dosis ketiga.2 Pemerintah menargetkan capaian 208.265.720 orang untuk mendapatkan vaksinasi lengkap.
“Kami berharap persembahan video ini dapat memberikan dukungan dan kekuatan kepada para tenaga kesehatan garda terdepan dan pemerintah Indonesia untuk terus semangat bekerja dalam memberikan yang terbaik, serta menyatukan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini,” ujar Liu Peicheng.
Baca Juga: Momentum Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan dan Kebodohan
Total pasokan global CoronaVac® oleh Sinovac telah melebihi 2 miliar dosis, dengan perkiraan 1,7 miliar dosis telah disalurkan di seluruh dunia. Sinovac telah menjadi pemasok dan pengekspor domestik terbesar vaksin COVID-19 asal Tiongkok.
Berita Terkait
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Indonesia Masuk 5 Besar Kelahiran Prematur Dunia, Siapkah Tenaga Kesehatan Menghadapi Krisis Ini?
-
Jangan Sampai RS Internasional Didominasi Tenaga Asing Akibat Standar Kita Tertinggal
-
Semangat Hari Pahlawan, PLN Hadirkan Cahaya Bagi Masyarakat di Konawe Sulawesi Tenggara
-
Soeharto Jadi Pahlawan Nasional? Dilema Moral di Balik Usulan 40 Nama Baru
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya