Suara.com - Sains berkontribusi dalam menyelamatkan kehidupan di bumi, baik untuk kehidupan manusia, flora maupun fauna. Hal ini terbukti dalam pembuatan vaksin Covid-19, yang saat ini sudah diberikan kepada sebagian besar orang di dunia.
Memperingati Hari Sains Sedunia untuk Kedamaian dan Pembangunan pada Rabu (10/11/2021), L’Oréal Indonesia mengumumkan empat ilmuwan perempuan muda terpilih untuk dianugerahi National Fellowship 2021.
Keempat ilmuwan tersebut telah merencanakan penelitian berdasar inovasi demi keberlanjutan dan menyelamatkan kehidupan organisme di bumi.
L’Oréal Indonesia mengatakan bahwa mereka percaya akan pentingnya memajukan sains dan mendukung ilmuwan perempuan melalui berbagai programnya, termasuk pendanaan riset L’Oréal-UNESCO For Women in Science (FWIS).
"Sebagai perusahaan berbasis sains, kami ingin berkontribusi memajukan dan mendorong kesetaraan gender di dunia sains sehingga lebih banyak lagi ilmuwan perempuan Indonesia berkarya,” jelas Direktur Komunikasi, Hubungan Publik dan Keberlanjutan, L’Oréal Indonesia Melanie Masriel.
Melanie berharap keempat pemenang program tersebut dapat mewujudkan rencana penelitian mereka yang dinilai menginspirasi serta patut menjadi role model generasi muda Indonesia, khususnya yang terjun di dunia sains.
Ketua National Fellowship 2021 L’Oréal Indonesia, Endang Sukara mengumumkan keempat ilmuwan perempuan tersebut adalah:
- Febty Febriani dari Peneliti di Pusat Riset Fisika – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan inovasinya mengembangkan early warning system prakiraan kejadian gempa dan memetakan heterogenitas kerak bumi Indonesia.
- Fransiska Krismastuti dari Peneliti di Pusat Riset Kimia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang berinovasi memanfaatkan limbah limbah galvanisasi untuk menyembuhkan luka kronis akibat diabetes.
- Magdalena Lenny Situmorang dari Kelompok Keilmuan Bioteknologi Mikroba, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung, yang ingin menyelamatkan kehidupan udang dengan menjaga ekosistem perairan guna meningkatkan keberlanjutan industri udang serta kesehatan manusia.
- Peni Ahmadi dari Peneliti di Pusat Riset Bioteknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang akan memanfaatkan biota laut Indonesia untuk menyelamatkan perempuan dari kanker payudara.
Melanie mengatakan keempat penelitian tersebut dapat menjadi 'alarm' bagi kita smeua untuk mulai ikut berkontribusi menjawab permasalahan dan tantangan dunia.
Baca Juga: Lembaga Penelitian Inggris Pelajari Dampak Jangka Panjang Covid-19 pada Ibu Hamil
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif