Suara.com - Demam berdarah (DBD) adalah kondisi yang bisa berakibat fatal. Kondisi ini menyebabkan seseorang menggigil, demam, kehilangan nafsu makan, sakit tubuh yang parah, muntah, gatal-gatal pada kulit dan sakit kepala.
Sayangnya, sekarang ini belum ada pengobatan untuk demam berdarah. Perawatan medis untuk pasien hanya berfungsi mengatasi gejalanya.
Tapi, Anda harus paham beberapa hal yang seharusnya dikonsumsi dan dihindari selama menderita demam berdarah. Karena, hal ini akan membantu pasien demam berdarah pulih lebih cepat.
Salah satu masalah utama dari orang yang menderita demam berdarah adalah jumlah trombosit yang rendah. Pada beberapa kasus dilansir dari Times of India, kondisi ini bisa berakibat fatal bila tak ditangani tepat waktu.
Berikut ini, beberapa hal yang seharusnya dikonsumsi selama menderita demam berdarah.
1. Daun pepaya
Ekstrak daun pepaya dikatakan dapat meningkatkan trombosit secara drastis. Anda juga dapat minum pil tingkat farmasi. Tapi daun segar selalu merupakan pilihan yang lebih baik.
2. Vitamin C
Vitamin C bisa bekerja sangat baik dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Konsumsi makanan seperti amla, lemon, jeruk, nanas untuk meningkatkan kekebalan Anda.
Baca Juga: Rony Dozer Punya Riwayat Diabetes, Ini Hubungannya dengan Kolesterol
3. Seng
Seng atau zinc bisa membantu dalam mengatasi demam. Anda dapat memiliki makanan kaya seng atau juga memilih tablet seng yang mudah tersedia di pasaran.
4. Asam folat dan vitamin B12
Vitamin B12 dan asam folat memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan yang sehat dari sistem kekebalan tubuh. Tingkat asam folat dan vitamin B12 yang tidak memadai dapat secara drastis mengubah respons imun.
5. Zat besi
Kekurangan zat besi dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh secara negatif. Peran zat besi dalam imunitas diperlukan untuk proliferasi dan maturasi sel imun, terutama limfosit yang berhubungan dengan pembentukan respons spesifik terhadap infeksi.
Di samping itu, Anda juga tidak boleh lupa untuk menjaga hidrasi tubuh. Anda bisa minum air putih lebih banyak untuk menjaga cairan dalam tubuh.
Anda juga harus menghindari minum alkohol, tidak mengonsumsi makanan berminyak, makanan olahan, gorengan, kafein, minuman berkarbonasi, makanan pedas dan makanan berlemak tinggi agar cepat pulih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh