Suara.com - Pandemi Covid-19 menimbulkan inovasi terobosan dalam hal digitalisasi, termasuk dalam hal pemberian layanan kesehatan di Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo atau RSCM.
Salah satu perubahan yang dirasakan yakni sistem pendaftaran online dan pendaftaran terpadu, mulai dari rawat jalan yang terintegrasi ke layanan admisi, penunjang, dan lain-lain, yang telah memangkas secara signifikan waktu tunggu pasien.
Dengan sistem itu, pihak rumah sakit mengaku menjadi lebih baik dalam mengontrol protokol kesehatan selama pandemi.
Hasilnya, antrean di rumah sakit tidak lagi terlalu menumpuk dan dapat diatur jaga jarak. Kemudian, ketika pasien dan tenaga kesehatan menjadi pihak yang sama-sama rentan, digitalisasi telah memberikan kemudahan bagi kami untuk bekerja dengan lebih cepat dan akurat untuk memberikan pelayanan yang terbaik.
Untuk itulah, Direktur Utama Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti , Sp.JP(K), MARS. mengatakan pihak RSCM ingin menghadirkan aplikasi layanan kesehatan terintegrasi dan menjangkau masyarakat di luar sana.
"Aplikasi yang kita kembangkan itu yang banyak sekali ternyata tidak terintegrasi. Bagaimana caranya ini menjadi satu klik," katanya dalam sebuah acara kesehatan yang digelar daring, Jumat (12/11/2021), mengutip dari Antara.
Lies mengatakan, telekonsultasi SiapDok RSCM menjadi salah satu terobosan dengan memastikan kedaulatan data menjadi kunci, di mana semua pasien terhubung dengan rekam medik sehingga bisa dilakukan telusur oleh surveyor dan ditangani professional oleh dokter di rumah sakit.
Dia mencatat, layanan ini selama April-Agustus 2021 diakses sekitar 1769 orang pasien. Lies berharap, nantinya seluruh pasien di RSCM Pusat bisa juga memanfaatkan layanan ini.
Berbicara mengenai digitalisasi dalam pelayanan kesehatan, Lies mengakui hal ini tak mudah. Menurut dia, banyak menghadapi kendala dan tantangan, mulai dari keterbatasan tenaga IT dan anggaran.
Baca Juga: Demi Pulihkan Ekonomi di 2022, Mandiri Institute Ajak Warga NU Cegah Penularan Covid-19
"Tantangan buat kami dan rumah sakit lain bagaimana bisa terealisasi sambil (melakukan) proteksi terhadap data, data pasien bersifat rahasia," tutur Lies.
Untuk itu, dia menilai perlunya bekerja sama dengan mitra demi mewujudkan smart hospital dan mengakomodir kepentingan pasien sehingga mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik.
Terkait telekonsultasi, Head of Medical Good Doctor Technology Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan, mengatakan layanan ini bisa membantu masyarakat mendapatkan askes layanan kesehatan di saat sedang terjadi overload capacity di rumah sakit, dan juga membantu masyarakat untuk lebih proaktif terhadap manajemen kesehatan dirinya.
Dia menilai, kolaborasi layanan menjadi hal yang penting dan perlu dilaksanakan. Integrasi data dengan berbagai pemangku kepentingan juga tentunya akan terhubung dengan lebih mudah.
"Untuk implementasi hal serupa tentu membutuhkan tidak hanya regulasi dari pemerintah, namun juga kesiapan infrastuktur dan teknologi dan juga tenaga yang ada, sehingga fasyankes dapat memberikan layanan telemedisin juga,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara