Suara.com - Gejala kanker hati seringkali tidak muncul sampai stadium lanjut penyakit. Tetapi terkadang gejala itu muncul lebih cepat, dan penting untuk pergi ke dokter jika ada kekhawatiran.
Hal itu karena jika gejala yang kamu alami disebabkan oleh kanker, menemukannya lebih awal membuatnya lebih dapat diobati.
Hati adalah organ terbesar kedua dalam tubuh setelah kulit. Itu tepat di bawah paru-paru kanan dan dilindungi oleh tulang rusuk bawah di sisi kanan tubuh.
Kanker hati lebih sering terjadi pada lelaki daripada perempuan, dan risiko terkena penyakit ini semakin tinggi seiring bertambahnya usia.
American Cancer Society mengatakan bahwa beberapa tumor hati membuat hormon yang bekerja pada organ selain hati. Hormon-hormon ini dapat menyebabkan pembesaran payudara atau penyusutan testis pada lelaki.
Beberapa gejala kanker hati yang paling umum adalah menguningnya kulit dan mata (yaitu penyakit kuning), serta gatal-gatal.
Organisasi itu mengatakan tanda-tanda lain mungkin juga mengindikasikan kanker. Ini termasuk penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, merasa sangat kenyang setelah makan kecil, mual dan nyeri di perut.
”Gejala lain dapat mencakup demam, urat yang membesar di perut yang dapat dilihat melalui kulit, dan memar atau pendarahan yang tidak normal.”
NHS mengatakan bahwa siapa pun bisa terkena kanker hati. Mereka mengatakan bahwa sekitar 6.100 orang didiagnosis menderita kanker yang dimulai di hati setiap tahun di Inggris, dan itu berarti 17 kasus baru setiap hari.
Baca Juga: Ilmuwan Jepang Menggunakan Cacing untuk Mendeteksi Kanker Prostat, Bagaimana Caranya?
Cancer Research mencatat: “Kanker sekunder terjadi ketika sel kanker melepaskan diri dari situs utama dan melakukan perjalanan ke bagian lain dari tubuh dalam darah atau sistem limfatik.
“Sel-sel mungkin bersarang di organ tubuh lain, seperti paru-paru atau hati, dan mulai tumbuh di sana. Sel-selnya masih jenis yang sama dengan kanker primer.”
NHS mengatatakan, jika kanker hati ditemukan lebih awal, kecil dan belum menyebar, seorang mungkin dapat menjalani operasi untuk mengangkatnya."
Ada lebih dari 200 jenis kanker yang berbeda, dan saat ini satu dari dua orang di Inggris akan terkena kanker dalam hidup mereka.
Ada beberapa cara yang mungkin dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko. NHS menyarankan agar Anda mencoba menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan dan mengenakan pakaian pelindung dan masker jika Anda bekerja di pekerjaan di mana Anda terpapar bahan kimia berbahaya.
Ini juga dapat membantu jika Anda mengurangi jumlah alkohol yang Anda minum dan tidak merokok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya