Suara.com - Korea Selatan melaporkan lonjakan kasus virus corona Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi. Ini terjadi ketika ratusan ribu siswa berbondong-bondong ke sekolah hari ini, Kamis (18/11/2021) untuk ujian masuk perguruan tinggi.
Menurut Medical Xpress, sekitar 509.000 siswa mengikuti ujian di 1.395 lokasi di seluruh negeri, termasuk di rumah sakit dan tempat penampungan.
Kementerian Pendidikan setempat mengatakan ada 68 siswa yang terinfeksi dan 105 lainnya yang masih dalam karantina juga mengikuti tes secara terpisah.
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan mencatat ada penambahan 3.292 kasus baru, menandai adanya kenaikan kasus yang lebih dari 3,000 dalam dua hari.
Mereka juga melaporkan sebanyak 29 pasien meninggal dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah kematian sekarang menjadi 3.187. Sementara 506 lainnya dalam kondisi serius atau kritis.
Ujian tahunan, yang disebut 'Suneung', atau Tes Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi, sangat penting di negara ini yang terobsesi dengan pendidikan, di mana karier, status sosial dan bahkan prospek pernikahan sangat bergantung pada universitas mana seseorang masuk.
Bahkan, Kementerian Pendidikan berencana membuka sekolah secara penuh minggu depan untuk membantu mengurangi kesenjangan pendidikan dan menyelaraskan dengan strategi pemerintah.
Di sisi lain, pemerintah telah melonggarkan aturan pembatasan jarak mulai bulan ini. Kondisi ini mereka gambarkan sebagai langkah pertama menuju new normal.
Ada peningkatan kasus serius dan kematian di antara orang tua yang menolak vaksin Covid-19, serta, yang memiliki antibodi rendah sekibat vaksin Covid-19 dosis pertama pada akhir Ferbruari lalu.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Karawang Masih Bertambah
Keputusan tersebut memicu banyak pertanyaan apakah melonggarkan pembatasan yang mereka lakukan masih terlalu dini.
Sejauh ini, para pejabat belum mengeluarkan rencana untuk memberlakukan kembali langkah-langkah pembatasan sosial yang lebih ketat atau menunda pembukaan sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya