Suara.com - Gelombang Keempat COVID-19 yang melanda negara-negara Eropa turut juga menghantam Belgia. Hal ini membuat pemerintah setempat kembali memperketat aktivitas masyarakat, termasuk mewajibkan penggunaan masker dan bekerja dari rumah (work from home).
Melansir ANTARA, seluruh pengunjung tempat-tempat tertutup seperti restoran dan kafe diharuskan memakai masker dan ketentuan tersebut akan berlaku bagi warga berusia 10 tahun ke atas. Sebelumnya hanya di atas 12 tahun yang dikenai aturan tersebut.
Pihak kelab malam mungkin akan memeriksa para pengunjung jika mereka hendak berjoget tanpa masker. Warga yang ingin menikmati makanan di restoran atau yang hendak pergi ke bioskop sudah diwajibkan menyerahkan pas COVID-19 yang menunjukkan bukti vaksinasi, tes negatif atau keterangan baru sembuh.
Sebagian besar warga Belgia juga harus bekerja dari rumah empat kali dalam sepekan sampai pertengahan Desember dan dilanjutkan dengan tiga hari sepekan.
Belgia melaporkan salah satu tingkat kasus per kapita tertinggi di Uni Eropa, hanya setelah negara Baltik dan bekas Yugoslavia dan Austria, dengan sekitar satu per 100 orang selama 14 hari terakhir, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa.
"Tanda alarm semuanya merah," kata Perdana Menteri Alexander De Croo saat konferensi pers. "Kami semua berharap musim dingin kami tanpa virus corona, tetapi Belgia bukanlah sebuah pulau."
Pembatasan COVID-19 yang baru masih lebih ringan dibanding dengan penguncian yang diberlakukan bagi orang-orang yang tidak divaksin di Austria dan pengurangan jam operasional bar dan restoran di Belanda.
De Croo menuturkan bahwa Belgia berencana memberikan vaksin booster, yang saat ini terbatas untuk kaum lansia, kepada masyarakat yang lebih luas.
Lonjakan drastis kasus COVID-19 di Belgia terjadi di kawasan utara Flanders, yang tingkat vaksinasinya lebih tinggi, sehingga memicu pelonggaran pembatasan pada Oktober.
Baca Juga: Suami Direkam Saat WFH, Bocah Berbaju Hitam Curi Sorotan
Berita Terkait
-
Dua Kali Tembus Belgia, Whisnu Santika Pertegas Posisi DJ Indonesia di Panggung Internasional
-
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH
-
Radja Nainggolan Diincar Klub Super League, Comeback ke Indonesia?
-
Mengenal Wisata Kampung Belgia di Jember: Kampung Kolonial Berusia Seabad yang Tetap Menawan
-
Eks Rekan Romelu Lukaku Tiba di Indonesia, Bikin Geger Seisi Stadion
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak