Suara.com - Masturbasi merupakan tindakan yang dilakukan seseorang dengan merangsang kelaminnya sendiri. Tidak cuma untuk mendapatkan kepuasan seksual, masturbasi juga memiliki manfaat lain loh.
Mengutip dari Healthline, masturbasi disebut dapat melepaskan hormon-hormon dalam jumlah yang sehat. Karena itu, masturbasi juga dapat memengaruhi suasana hati dan kesehatan fisik secara positif.
Simak rangkuman 5 manfaat masturbasi bagi tubuh, berikut ini:
Bisa meningkatkan suasana hati Anda
Masturbasi melepaskan hormon dopamin, endorfin, dan oksitosin, yang disebut sebagai hormon kebahagiaan. Bahkan, efek ini dapat meningkatkan suasana hati Anda. Mulai dari mengurangi stres misalnya.
Meningkatkan fokus dan konsentrasi
Temuan mengatakan, masturbasi disebut dapat membantu seseorang meningkatkan konsentrasinya dengan baik. Meski tidak ada penjelasan secara ilmiah, namun kejernihan dan fokus merupakan bagian dari hasil perasaan rileks dan bahagia setelah orgasme.
Membantu tidur lebih nyenyak
Secara anekdot, banyak orang melakukan masturbasi hanya untuk membantu tidur lebih nyenyak. Hal ini dikatakan, oksitosin dan endorfin sangat berhubungan dengan relaksasi. Sehingga setelah orgasme, ini dapat memudahkan Anda untuk tidur.
Baca Juga: Benarkah Masturbasi Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh? Ini Faktanya
Membantu mengurangi stres dan kecemasan
Sebuah penelitian tahun 2005 mengatakan, oksitosin memainkan peran penting dalam mengatur stres dan juga kecemasan. Efek ini disebut dapat mengurangi tekanan darah serta menurunkan kadar kortisol Anda.
Jadi, jika Anda ingin meredakan ketegangan setelah seharian bekerja keras, masturbasi bisa menjadi teknik relaksasi yang baik.
Dapat meningkatkan kehidupan seks Anda
Banyak terapis seks menyarankan perlu lakukan masturbasi dengan teratur. Baik itu masih lajang atau sudah berpasangan. Selain bermanfaat untuk fisik, masturbasi bisa mendorong harga diri Anda, terutama terkait dengan kehidupan seks Anda.
Ada beberapa bukti mengatakan, masturbasi dapat mempertahankan dorongan seks yang sehat. Selain itu, masturbasi juga dapat membantu mengetahui apa yang menyenangkan serta apa yang menarik buat Anda. Dan ini bisa membantu Anda untuk menunjukkan langsung kepada pasangan, seperti fantasi apa yang diinginkan.
Berita Terkait
-
Apakah Onani Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama
-
Kronologi 2 Lelaki Janjian Masturbasi Bersama di TransJakarta, Dikira Bocoran AC
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi
-
Erika Carlina, Dari Masturbasi di Toilet Mal Hingga Hamil di Luar
-
Lagi Hamil di Luar Nikah, Siapa Ayah dari Anak Erika Carlina?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi