Suara.com - Update Covid-19 global menunjukan Belanda yang mengalami lonjakan kasus yang menyebabkan harus ditundanya sejumlah operasi kanker dan jantung.
Peningkatan kasus Covid-19 di Belanda hari ini menunjukkan pertambahan 21 ribu kasus baru. Angka tersebut menyumbang kasus baru dunia yang bertambah 588 ribu hari ini, mengutip Worldometers, Sabtu (20/11/2021).
Kini, nyaris 256,9 juta warga dunia terinfeksi Covid-19. Kematian bertambah 7.411 orang dari total 5,1 juta kematian di dunia. Dan sebanyak 231,9 juta orang dinyatakan telah sembuh.
Saat ini, di dunia masih ada 19,8 juta kasus aktif atau orang yang masih bisa menularkan Covid-19. Rinciannya 19,7 juta dalam kondisi ringan atau tanpa gejala, dan sisanya 79 ribu orang kondisi serius atau kritis.
Mengutip Channel News Asia, pejabat kesehatan Belanda, pada Jumat, 19 November 2021, mengatakan akan mulai menunda operasi beberapa pasien kanker dan jantung.
Hal ini dilakukan demi mengosongkan ruang unit perawatan intensif (ICU) selama gelombang pandemi Covid-19 yang kembali sedang terjadi.
"Ini adalah pasien kanker yang sebenarnya harus dioperasi dalam waktu enam minggu setelah didiagnosis, tapi itu tidak mempengaruhi semua kasus. Ini juga pasien jantung," ujar juru bicara LCPS, organisasi nasional yang mengalokasikan sumber daya rumah sakit.
"Tentu saja ini situasi mengerikan untuk pasien," lanjut jubir tersebut.
National Institute for Health (RIVM) melaporkan Belanda mencatatkan rekor baru lebih dari 23.000 kasus baru dalam 24 jam pada Kamis, 18 November 2021.
Baca Juga: Penelitian di Spanyol Ungkap Bakteri Nonaktif Mampu Redam Covid-19 Pada Tikus
Lantaran 85 persen populasi dewasa Belanda sudah divaksinasi, tingkat rawat inap rumah sakit dan ruangan ICU sejauh ini tetap lebih rendah dibanding puncak gelombang pandemi yang terjadi pada April 2020.
Kini hanya tersisa kurang dari 200 tempat tidur di ICU rumah sakit Belanda pada Kamis lalu, dan rumah sakit sedang berusaha menambah kapasitas mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026