Suara.com - Seorang wanita bernama Emma, asal Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa ia sengaja menyewa seluruh supermarket demi menghindari kuman dari orang lain.
Melalui akun TikTok-nya, Emma menjelaskan bahwa ia dan suaminya, Lucas, selalu menyewa supermarket untuk mereka sendiri selama satu jam per minggu sehingga mereka bisa berbelanja dengan tenang.
Emma sering mengunggah konten tentang bagaimana ia menjalani hidup bebas kumannya di TikTok.
Ia bahkan menolak untuk pergi berlibur, makan di restoran, mendatangi rumah orang lain, serta berbelanja di tempat banyak orang.
"Kami akan berbelanja sama seperti orang lain, kami adalah orang normal," tutur Emma, dilansir Mirror.
Emma menjelaskan bahwa ia akan menyewa supermarket selama satu jam sebelum buka. Ini dilakukannya satu hari setiap minggu.
"Kami membayar supermarket untuk membersihkan semuanya dan membiarkan kami menjadi satu-satunya orang di sana yang berbelanja, sehingga kami tidak harus berada di sana dengan kuman dari orang lain," sambung Emma.
Bahkan, Emma hanya membolehkan satu karyawan di dalam supermarket ketika ia berbelanja. Tidak sampai di situ, sang karyawan juga harus memakai baju hazmat atau APD lengkap.
Berbicara kepada warganet yang menanyakan kebiasaannya itu, Emma mengatakan ia pergi ke luar rumah dan berbelanja agar anak perempuannya, Crete, juga punya pengalaman.
Baca Juga: Tanpa Kamu Sadari, 4 Hal Ini Membuatmu Ingin Berbelanja
"Jadi ya, kami pergi berbelanja, kami tidak gila, kami sama seperti orang lain," kata Emma.
Banyak yang bertanya-tanya berapa kocek yang harus dikeluarkan untuk menyewa tempat perbelanjaan. Emma tidak menjawab secara langsung, namun ia mengaku tidak akan melakukannya jika tidak kaya raya.
"Anggap saja kita tidak akan menyewa supermarket jika kita tidak kaya. Ini cukup mahal. Sebenarnya akan lebih murah ketika mereka tutup di malam hari. Tapi itu tidak sesuai dengan jadwal kami," jelasnya.
Ketika warganet menyebutnya sebagai fobia kuman atau germophobia, Emma membantahnya.
"Kami bukan germophobia.. Kami hanya tidak suka kuman. Kami tidak menggunakan toilet umum karena kotor, dan kami tidak menginap di hotel," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal