Suara.com - Sangat penting untuk mengetahui cara membersihkan kotoran telinga di rumah yang aman dan benar tanpa menggunakan cutton bud.
Meski tidak terlihat oleh diri sendiri, menumpuknya kotoran telinga bisa sangat menganggu aktivitas sehari-hari, karena rasanya tidak nyaman.
Tapi tahukah kamu, kotoran telinga pada umumnya akan mengering dan keluar dengan sendirinya dari telinga, berkat proses pengunyahan yang menggerakan rahang.
Namun bagi beberapa orang, mereka kerap menghasilkan kotoran telinga yang berlebihan, yang hasilnya menumpuk dan menyumbat saluran telinga.
Buat yang bingung caranya, berikut 3 cara membersihkan kotoran telinga di rumah yang aman dan benar, mengutip Insider, Jumat (26/11/2021).
1. Gunakan obat tetes telinga
Obat telinga kerap disebut dengan cerumenolytic agents, berbentuk cairan yang membantu mengencerkan, melembutkan, memecah, dan melarutkan kotoran sehingga keluar dari telinga.
Untuk membelinya tidak memerlukan resep, biasanya sekali penggunaan diberikan sekaligus lima tetes, selama satu hingga dua kali sehari, selama tiga hingga 7 hari.
Cara pemakainnya:
- Cuci tangan hingga kering.
- Hadapkan telinga ke bagian atas
- Teteskan obat sesuai anjuran.
- Tarik daun telinga ke atas dan ke bawah, agar masuk sepenuhnya ke dalam telinga.
- Tetap dalam posisi berbaring dalam dua hingga lima menit.
2. Gunakan minyak
Minyak bisa digunakan untuk menghilangkan kotoran telinga sebagai bahan alami. Meskipun minyak butuh waktu lebih lama dibanding obat tetes.
Baca Juga: Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya
Minyak seperti baby oil, minyak kelapa, minyak zaitun bisa digunakan untuk melembutkan kotoran telinga.
Cara pemakaiannya:
- Teteskan minyak ke dalam telinga menggunakan pipet atau botol penetes.
- Setelah satu atau dua hari, ketika kotoran telinga sudah melunak, maka gunakan jarum suntik karet untuk menyemprotkan air hangat secara lembut ke saluran telinga.
- Setelah air berhasil masuk, maka miringkan kepala ke samping dan biarkan air mengalir ke luar, dan ulangi jika perlu
3. Gunakan larutan soda kue
Larutan soda kue bisa menghilangkan kotoran telinga, dengan cara sebagai berikut:
- Larutkan setengah sendok teh baking soda dalam dua ons air hangat. Jika punya botol penetes, tuangkan larutan ke dalamnya.
- Miringkan kepala ke samping, dan dengan menggunakan pipet atau botol penetes, teteskan lima hingga sepuluh tetes larutan ke dalam telinga.
- Setelah sekitar satu jam atau lebih, ketika kotoran telinga sudah melunak, gunakan jarum suntik karet untuk menyemprotkan air hangat dengan lembut ke saluran telinga.
- Miringkan kepala dan tarik telinga luar ke atas dan ke belakang untuk meluruskan saluran telinga. Setelah selesai mengairi, miringkan kepala ke samping untuk membiarkan air mengalir keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak