6. Gaya hidup tidak sehat dan makan berlebihan
Penambahan berat badan berlebihan saat hamil dapat menyebabkan komplikasi pada saat kelahiran, pertumbuhan janin dan berat badan berlebihan pada sang ibu setelah melahirkan, hingga meningkatkan resiko obesitas selanjutnya bagi anak. Kamu bisa melakukan beberapa cara ini seperti :
- Para dokter merekomendasikan untuk melakukan olahraga kepada ibu hamil sekitar 30 menit untuk perempuan hamil yang sehat setiap hari dalam seminggu
- Jangan lupa untuk berjalan santai karena dapat menjaga bentuk tubuh dan otakmu agar mendapatkan beberapa oksigen yang penting untuk kesehatan mentalmu
- Tetap jaga pola makanmu agar tetap dalam kontrol. Normalnya seorang perempuan membutuhkan 2.000 kalori setiap harinya, kamu tidak perlu mengubahnya dalam 6 bulan pertama kehamilanmu. Namun, pada trimester terakhir kamu perlu menambahkan ekstra 200 kalori setiap harinya
7. Terlalu banyak minum kopi
Di saat kamu meminum kopi, kamu seharusnya tahu bahwa kafein akan membawa plasenta dan memasuki aliran darah bayimu. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi kafein berlebihan dapat berdampak negatif bagi janin. Secara khusus, perempuan hamil yang minum 8 cangkir kopi atau lebih mungkin dapat memiliki resiko lebih tinggi untuk bayi meninggal dalam kandungan. Yang perlu kamu lakukan adalah perhatikanlah nutrisimu dan kurangi mengkonsumsi kopi seperti maksimal minum kopi 1 atau 2 cangkir kopi.
Itulah 7 hal yang dilakukan oleh perempuan hamil yang dapat memberikan efek pada sang bayi. Apakah kamu pernah melakukan hal tersebut?
Penulis: Maria Mery Cristin Nainggolan
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru