Suara.com - Ameer Azzikra meninggal dunia setelah sempat mengidap penyakit liver pada Senin (29/11/2021) sekitar pukul 01.05 WIB di RS EMC, Sentul, Jawa Barat. Sebelum meninggal dunia, Ameer Azzikra yang masih berusia 21 sempat dirawat dalam kondisi kritis.
"Ini sudah tiga kali masuk rumah sakit. Sebelumnya masuk tanggal 17, terus masuk lagi Rabu kemarin," ujar mantan manajer Ameer Azzikra, Adit.
Saat ini, jenazah Ameer Azzikra sudah dimakamkan di Pondok Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor. Ameer dikebumikan berdekatan dengan mendiang ayahnya, Ustaz Arifin Ilham.
Umumnya dilansir dari Hellosehat, penyakit liver tahap awal tidak menunjukkan gejala yang kentara. Tapi, ada beberapa kondisi tertentu yang menandakan kerusakan hati.
Berikut ini, beberapa gejala penyakit liver yang seharusnya diwaspadai. Semakin cepat gejalanya didiagnosis, maka makin besar peluang sembuhnya.
1. Penyakit kuning
Penyakit kuning termasuk gejala umum penyakit liver. Kondisi ini terjadi ketika selaput mata dan kulit menjadi berwarna kuning. Kemudian, kadar pigmen empedu atau bilirubin meningkat drastis dalam darah.
Kadar bilirubin yang tinggi bisa dipicu oleh peradangan, masalah pada sel hati hingga penyumbatan saluran empedu. Penyakit kuning juga bisa disebabkan oleh kerusakan sel darah merah yang cenderung terjadi pada bayi baru lahir.
2. Kelelahan
Baca Juga: Muncul Varian Baru Covid-19 Omicron, Warga DIY Diminta Waspada
Penderita liver juga bisa mengalami kelelahan, terutama penderita hepatitis. Kelalahan ini bukan berarti penanda tingkat keparahan dari penyakit liver.
Beberapa pasien penyakit liver mungkin akan merasa sangat lelah, sedangkan lainnya tidak merasakan hal yang sama. Kelelahan ini juga bisa berkaitan dengan masalah kesehatan lainnya, seperti anemia dan pola makan buruk.
3. Nyeri perut bagian atas
Nyeri perut bagian atas juga salah satu gejala yang paling sering dialami pasien penyakit liver, karena letak organ hati yang berada di sekitar area tersebut.
Ada beberapa jenis penyakit liver yang bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas, termasuk abses, hepatitis alkoholik, dan pembesaran hati akibat kanker. Bila rasa sakit di perut ini disertai dengan kulit dan selaput mata yang menguning, segera periksakan diri Anda ke dokter.
4. Urine berwarna lebih gelap
Urine yang berubah warna menjadi gelap atau kecokelatan juga bisa menjadi gejala penyakit liver. Perubahan warna urine ini terjadi akibat adanya bilirubin atau myoglobin pada urine.
Bila hati mengalami peradangan, rusak atau saluran empedu tersumbat, bilirubin tidak bisa keluar dari hati. Akibatnya, kadar bilirubin dalam darah pun meningkat dan keluar dari ginjal.
5. Wasir
Gejala penyakit liver lainnya termasuk wasir. Kondisi ini terjadi karena sirosis hati menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah di dalam rektum atau varises.
Pembuluh darah yang membengkak ini bisa terjadi tanpa sembelit dan bisa memicu pendarahan serta komplikasinya. Penumpukan cairan pada perut atau asites juga bisa meningkatkan risiko wasir.
6. Feses berwarna pucat
Selain urine, feses berwarna pucat juga bisa disebabkan oleh bilirubin. Bila feses berwarna pucat, ada kemungkinan Anda mengalami infeksi pada hati yang disebabkan oleh produksi empedu atau aliran empedu keluar.
Gejala liver ini disebabkan oleh penumpukan zat kimia empedu di dalam tubuh. Ada pula beberapa penyebab lainnya yang berhubungan dengan penyakit liver, seperti sirosis bilier primer, hepatitis alkoholik dan virus hepatitis.
7. Mudah memar
Mudah memar juga salah satu gejala penyakit liver akibat konsumsi alkohol berlebihan. Penyalahgunaan alkohol merupakan faktor utama penyakit hati, seperti sirosis.
Proses pembekuan darah yang terganggu bisa membuat tubuh lebih mudah memar yang bisa disertai dengan kondisi lainnya, seperti rasa gatal pada kulit, kelelahan, kaki bengkak dan penyakit kuning.
8. Perut bengkak
Perut bengkak atau buncit tidak hanya disebabkan oleh Terlalu banyak makan, tetapi juga pertanda penyakit liver. Kondisi ini terjadi akibat asites, yakni penumpukan cairan pada rongga perut akibat kebocoran cairan dari hati dan usus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi