Suara.com - Update Covid-19 masih mencatat adanya penambahan kasus baru sebanyak 650.942 orang positif Covid-19 dan 7.971 orang meninggal akibat infeksi tersebut dalam 24 jam terakhir.
Data Worldometers per Kamis (2/11) pukul 07.00 WIB, akumulasi kasus Covid-19 telah mencapai 263,7 juta dengan kematian lebih dari 5,24 juta jiwa.
Amerika Serikat kembali dominasi kasus harian dengan laporan kasus baru lebih dari 112 ribu. Kematian harian terbanyak juga terjadi di AS, dengan jumlah 1.494 jiwa, lebih banyak dari Rusia yang melaporkan 1.226 orang meninggal akibat Covid-19 dalam sehari kemarin.
Amerika Serikat menjadi negara kesekian yang turut melaporkan kasus positif virus corona varian omicron. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan, kasus pertama itu terdeteksi pada seseorang pelancong di California.
"Orang itu adalah seorang pelancong yang kembali dari Afrika Selatan pada 22 November. Dia sudah divaksinasi lengkap dan mengalami gejala ringan yang membaik. Juga telah melakukan karantina mandiri dan sejak dites positif. Semua kontak dekat pun telah dihubungi dan dites negatif," kata CDC melalui keterangan tertulis, sebagaimana diberitakan NPR.
Orang tersebut mengalami gejala Covid-19 sejak 25 November dan menjalani tes genom tiga hari kemudian. Begitu hasil tes positif Covid-19 dikembalikan pada 29 November, sampel dikirim ke Universitas California, San Francisco. Kemudian ditemukan sekuensing genetik yang mengoonfirmasi virus corona varian omicron.
Menurut ahli penyakit menular AS dr. Anthony Fauci, pasien pertama varian omicron itu belum mendapatkan suntikan booster.
Fauci menambahkan, yang dia ketahui, CDC tidak menyelidiki potensi kasus omicron lainnya di AS.
Padahal kasus Omicron juga telah ditemukan di berbagai negara Eropa hingga Timur Tengah sejak varian tersebut pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada pekan lalu.
Baca Juga: Soal Varian Omicron, Presiden Joko Widodo Minta Jajaran Selalu Waspada dan Siaga
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan