Suara.com - Akibat pandemi Covid-19, berbagai acara dilaksanakan secara virtual untuk mencegah terjadinya kerumunan dan penularan virus corona. Termasuk juga acara lomba lari yang sejak tahun lalu trennya mulai dilaksanakan secara virtual.
Acara terdekat juga akan dilaksanakan run challenge Maybank Marathon 2021 secara virtual melalui Maybank Marathon Anywhere 2021 yang berlangsung pada 11-12 Desember 2021.
Kamu bisa berpartisipasi dalam tantangan lari tersebut dengan pilihan kategori 10K, 21K dan 42k, dan melakukannya dari lokasi mana pun. Setiap peserta di semua kategori wajib menuntaskan tantangan dalam satu periode waktu yang dapat dilakukan pada Sabtu (11/12) atau Minggu (12/12) dengan lama waktu yang dapat ditentukan oleh setiap pelari.
Agar bisa menyelesaikan tantangan lari puluhan kilometer tersebut, tentu diperlukan kesiapan fisik. Selain latihan, asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sangat penting agar tubuh dapat mengoptimalkan energi untuk ketahanan ketika berlari.
Berikut tips asupan nutrisi penting untuk persiapan lomba lari bagi pemula:
1. Kurangi Asupan Karbohidrat Berlebih
Sebaiknya konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah secukupnya. Indeks glikemik adalah indeks untuk menunjukkan kecepatan unsur karbohidrat dalam makanan untuk diubah menjadi glukosa sebagai energi. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengendalikan gula darah yang menjadi sumber energi penting otot dan hati saat melakukan aktivitas intensitas tinggi.
Contoh makanan karbohidrat rendah glikemik seperti, roti gandum atau multigrain, buah-buahan (apel, aprikot, kiwi, atau tomat), sayuran (wortel, seledri, atau brokoli), juga biji quinoa atau barley.
2. Konsumsi Lebih Banyak Protein
Protein berguna sebagai asupan energi dan memperbaiki jaringan rusak yang terjadi selama latihan. Jumlah protein yang disarankan tubuh sekitar 20-25 persen dari total asupan kalori harian. Protein bisa didapat dari telur, ayam, kedelai, pasta, maupun daging rendah lemak. Tapi jangan lupa juga perhatian cara masaknya.
Baca Juga: PSI Desak Bonus Tim Piala Thomas Segera Diberikan: Keliru Jika Menyebut Mereka Mata Duitan
3. Konsumsi Air Mineral Secara Berkala dan Teratur
Agar tidak dehidrasi, bisa terapkan strategi hidrasi dengan 3 bagian, yaitu pre-event, event, and post-event. Sebelum berlari, disarankan untuk minum 240-300 ml air. Selama berlari, pelari harus minum seteguk atau dua teguk air mineral setiap interval 15 menit tanpa harus merasa haus. Sebab haus justru menjadi tanda tubuh telah dehidrasi. Selesai berlari, segera cukupi asupan minum kembali.
4. Hindari Sumber Lemak Tinggi dan Serat
Hindari makanan berlemak seperti krim atau saos berat, makanan yang digoreng, juga makanan yang dibuat menggunakan minyak atau mentega. Kemudian, hindari juga makanan kategori tinggi serat seperti whole grain, kacang polong, dan sayuran silangan seperti kubis dan sawi hijau.
Belajar dari pengalaman lari marathon sebelumnya, Ketua Komunitas Track Team Farry Ongkowidjaja mengatakan bahwa untuk asupan energi bagi tubuh sebelum berlari, pastikan pelari mencari tahu makanan yang terbaik untuk tubuh.
Ia menyarankan untuk konsumsi makanan besar (full board meal) 4 jam sebelum waktu berlari. Lalu tambah asupan karbohidrat cair atau gel saat 30-60 menit sebelum berlari.
"Jika tidak memungkinkan, bisa diganti makan pisang atau roti 60 menit sebelum lari dan karbo cair atau gel 30 menit sebelum lari. Satu lagi, hindari melakukan hal-hal baru atau mengonsumsi makanan dan minuman yang belum pernah dilakukan sebelumnya, untuk mencegah reaksi tubuh terhadap aktivitas atau asupan baru tersebut," saran Farry.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat