Suara.com - Ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di bagian bawah rektum dan anus. Terkadang, dinding pembuluh darah ini meregang sangat tipis sehingga pembuluh darah menonjol dan teriritasi, terutama saat Anda buang air besar. Lantas, bagaimana cara mengobati ambeien?
Diketahui, ambeien dikenal juga dengan sebutan wasir. Ambeien ini menjadi salah satu penyebab yang paling umum dari pendarahan dubur.
Penyebab Ambeien
Anda mungkin lebih mungkin terkena ambeien jika ada anggota keluarga Anda yang terkena ambeien. Selain ada juga penyebab lainnya terkena ambeien. Melansir dari berbagai sumber, adapun penyebabnya yaitu sebagai berikut:
- Dorongan yang kuat saat buang air besar
- Mengejan saat Anda melakukan sesuatu yang berat secara fisik, seperti mengangkat sesuatu yang berat
- Berat badan ekstra atau obesitas
- Kehamilan, ketika rahim Anda yang tumbuh menekan pembuluh darah
- Diet rendah serat
- Seks anal
Cara Mengobati Ambeien
Biasanya, gejala ambeien akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Namun, biasanya akan menyebabkan ketidaknyamanan ringan hingga berat setelahnya.
Berikut ini beberapa cara mengobati ambeien yang dapat membantu mengurangi gejalanya, melansir dari situs Healthline, Kamis (9/12/2021).
1. Mandi air hangat dicampur garam Epsom
Mandi menggunakan air hangat dianggap mampu membantu menyembuhkan iritasi akibat ambeien. Cobalah mandi air hangat yang dicampur garam Epsom sekitar 20 menit setelah setiap buang air besar. Cara ini memberikan kenyamanan dan mengurangi rasa sakit.
Baca Juga: Jangan Mengejan Saat BAB, Ini Risikonya
2. Kompres dingin
Cara berikutnya bisa dengan mengoleskan kompres es atau kompres dingin ke anus untuk meredakan pembengkakan selama 15 menit. Untuk ambeien akut, kompres dingin ini bisa menjadi pengobatan alternatif yang sangat efektif.
Pastikan es dibungkus menggunakan handuk atau kain. Pastikan untuk tidak mengoleskan es secara langsung ke kulit, karena dapat merusak kulit.
3. Lidah buaya
Salah satu cara obati gejala ambeien berikutnya yaitu menggunakan gel lidah buaya. Gel lidah buaya ini mengandung antiinflamasi yang membantu meminimalisir iritasi. Meski belum terbukti secara klinis, namun sejumlah ahli kesehatan menyampaikan bahwa gel lidah buaya aman digunakan sebagai obat untuk penderita ambeien.
4. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. Menurut penelitian tahun 2008, minyak kelapa dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan. Sifat analgesiknya dalam minyak kelapa dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang disebabkan ambeien.
Demikianlah informasi mengenai cara mengobati ambeien secara alami yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat.
Kontributor: Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma