Suara.com - Sejumlah perempuan kerap mengalami infeksi hingga bercak di sekitar celana dalam. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran banyak perempuan.
Dilansir dari Healthshots, Dr Uma Vaidyanathan, Konsultan Senior – Obs and Gynae, Rumah Sakit Fortis, Shalimar Bagh mengatakan bahwa kesalahan dalam menggunakan celana dalam berisko memicu situasi tersebut.
Berikut ini kesalahan pakaian dalam yang buruk bagi kesehatan vagina dan keseluruhan
Jangan gunakan pakaian dalam sintetis
Pakaian dalam harus selalu terbuat dari katun. Renda dan kain sintetis lainnya mungkin tampak cantik, tetapi mereka mudah menyerap keringat dan tidak menyerap keringat. Ini mengubah pakaian dalam Anda menjadi tempat berkembang biaknya bakteri di sekitar area pribadi, menyebabkan iritasi kulit dan berbagai infeksi.
Hindari pakaian dalam yang ketat
Kenakan pakaian dalam yang pas. Pakaian ketat dan bagian dalam berenda dapat menyebabkan iritasi di sepanjang lipatan kulit bagian pribadi Anda, yang menyebabkan peningkatan kemungkinan infeksi vulvovaginal dan kondisi menyakitkan yang disebut vulvodynia, yang dapat mengganggu kehidupan seks Anda.
Hindari shapewear
Cobalah untuk menjauh dari shapewear karena memiliki banyak risiko. Dr Vaidyanathan menyarankan, “Mengenakan shapewear sesekali agar terlihat bagus tidak apa-apa. Tetapi memakainya secara teratur akan menekan tubuh Anda dan memberi tekanan ekstra pada kandung kemih Anda, yang berarti Anda harus lebih sering ke kamar mandi.
Baca Juga: Viral Cewek Hadiahi Pacar Boxer Anti Selingkuh, Gambarnya Bikin Melongo
Ini dapat menyebabkan kompresi saraf yang, dalam skenario terburuk, dapat menyebabkan nyeri panggul dan tungkai bawah dan punggung yang tahan lama.
Ganti secara teratur
Ganti pakaian dalam Anda secara teratur, atau jika Anda sedang menstruasi dan menggunakan pembalut, gantilah dua kali sehari. Sekresi vagina dan vulva di pakaian dalam menjadi lahan subur untuk infeksi.
Cuci pakaian dalam dengan benar
Cuci dengan air hangat dan hindari menggunakan pelembut kain atau deterjen beraroma, saat membersihkannya. Pastikan pakaian dalam Anda benar-benar kering sebelum Anda memakainya. Penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah bakteri pada pakaian dalam berbanding terbalik dengan lamanya waktu pengeringan udara.
Jangan abaikan noda pakaian dalam
Keputihan yang jernih hingga putih adalah normal, tetapi ketika noda berubah menjadi hijau atau bercampur darah, atau terlihat seperti keputihan yang kental dengan bau busuk, mungkin sudah waktunya untuk menemui dokter kandungan Anda. Selain itu, buang pakaian jika noda keras tetap ada bahkan setelah dicuci dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa