Health / Konsultasi
Minggu, 12 Desember 2021 | 20:11 WIB
Ilustrasi mengobrol. [unsplash]

Suara.com - Bagi beberapa orang, berbicara dengan orang asing tampaknya malas atau menakutkan tidak akan ditanggapi. Padahal, kita bisa mendapatkan manfaat dari berbicara dengan mereka.

Temuan dari serangkaian eksperimen yang terbit dalam Journal of Personality and Social Psychology: Attitudes and Social Cognition menunjukkan bahwa orang sering meremehkan seberapa besar minat orang lain untuk melakukan percakapan mendalam dan bermakna.

Studi ini menemukan bahwa banyak orang menduga percakapan mendalam dengan orang asing akan menjadi canggung dan kurang memuaskan daripada yang sebenarnya.

"Orang-orang sangat sosial, sehingga berinteraksi dengan orang lain cenderung menjadi sumber utama kebahagiaan dalam hidup orang," kata penulis studi Michael Kardas, dilansir dari Psypost.

Ilustrasi mengobrol dengan teman baru (pexels/Zen Chung).

Namun, Kardas melanjutkan, orang-orang seringnya enggan berinteraksi secara mendalam dengan orang asing, dan Kardas ingin memahami apakah kekhawatiran itu benar.

Para peneliti melakukan 12 eksperimen dengan total lebih dari 1.800 perserta untuk memeriksa sejauh mana orang lain tertarik untuk terhubung melalui percakapan.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang asing yang diajak bicara lebih tertarik dan peduli daripada yang peserta duga. Karenanya, orang lebih terhubung dan bahagia setelah berbicara dengan orang asing.

"Manusia adalah makhluk sosial dan cenderung akan membalas ketika dalam percakapan. Jika Anda membagikan sesuatu yang bermakna dan penting, kemungkinan Anda akan mendapatkan hal itu juga sebagai balasannya, yang mengarah ke percakapan yang lebih jauh," sambungnya.

Baca Juga: Bantah Dapat Tugas di Kabinet, Johan Budi Beberkan Setelah Ngobrol 4 Mata dengan Jokowi

Load More