Suara.com - Seorang dokter di TikTok memperlihatkan kasus langka di mana ada janin tumbuh di dalam liver pasiennya. Kondisi ini disebut dengan kehamilan ektopik dan sangat tidak biasa.
Kasus itu dibagikan oleh Dr. Michael Narvey, seorang dokter anak di Children's Hospital Research Institute of Manitoba di Kanada.
"Saya pikir saya telah melihat semuanya [sampai] seorang wanita berusia 33 tahun datang dengan riwayat perdarahan menstruasi selama 14 hari dan 49 hari sejak periode menstruasi terakhirnya," ujarnya dikutip dari Men's Health.
"Apa yang mereka temukan di hati adalah ini: bayi. Dia mengalami kehamilan ektopik di hatinya. Kami kadang-kadang melihat ini di perut tetapi tidak pernah di hati. Ini yang pertama bagi saya," lanjutnya.
Video tersebut menjadi viral, dengan jumlah dilihat lebih dari 7 juta kali hingga artikel ini diunggah.
Menurut NHS, kehamilan ektopik adalah ketika sel telur yang dibuahi menanamkan dirinya di luar rahim, biasanya di salah satu saluran tuba.
Tuba fallopi merupakan saluran yang menghubungkan ovarium ke rahim. Jika telur tersangkut di dalamnya, itu tidak akan berkembang menjadi bayi dan kesehatan pasien mungkin berisiko jika kehamilan berlanjut.
Sayangnya, tidak mungkin untuk menyelamatkan janis tersebut. Biasanya harus dihilangkan dengan obat atau operasi.
Sebab, kehamilan ektopik tidak dapat berjalan normal. Telur yang dibuahi tidak dapat bertahan, dan jaringan yang tumbuh dapat menyebabkan perdarahan yang mengancam jiwa jika tidak ditangani.
Baca Juga: 7 Kehamilan Artis Paling Curi Perhatian 2021, Sampai Bikin Squad!
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya