Suara.com - Nyeri payudara kiri adalah gejala dengan banyak kemungkinan penyebab. Lantas, apa penyebab nyeri payudara sebelah kiri? Mari simak berikut ini penjelasannya.
Prioritas pertama yang perlu Anda lalukan saat mengalami nyeri di payudara kiri yaitu memastikan itu bukan dari gejala penyakit jantung. Umumnya, gejala penyakit jantung cenderung samar sehingga membuat sejumlah orang abai akan tanda-tandanya. Gejala biasanya akan terasa jelas saat kondisi jantung sudah fatal.
Namun, apakah nyeri pada payudara sebelah kiri bagian dari gejala jantung? belum tentu. Sebab, nyeri payudara sebelah kiri bisa disebabkan oleh berbagai hal. Dan tentunya, itu perlu menjadi perhatian agar tahu tindakan yang perlu dilakukan.
Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini penyebab nyeri payudara sebelah kiri yang penting untuk diketehui melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/12/2021).
1. Cedera
Payudara tertutup oleh kulit sensitif dan elastis untuk melindungi saraf, pembuluh darah, jaringan ikat, saluran dan lobus untuk memproduksi ASI.
Jika Anda pernah mengalami cedera payudara, memar dan nyeri dapat berlangsung hingga cedera sembuh. Terkadang cedera pada payudara menyebabkan jaringan parut. Jaringan parut dapat menyebabkan nyeri.
2. Hormonal
Perubahan hormon dapat menyebabkan nyeri payudara. Misalnya, pada masa fluktuasi siklus menstruasi. Adapun penyebab hormonal lainnya yang membuat nyeri payudara kiri yaitu kontrasepsi oral (pil KB), perawatan infertilitas, dan terapi penggantian hormon.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kanker Payudara, Yuk Rajin Cek Mulai Sekarang
Umumnya, gejala awal kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit, kecuali anker payudara inflamasim. Adapun gejala yang timbul yaitu nyeri, kemerahan, dan pembengkakan di payudara.
Kanker payudara pada jaringan payudara wanita terjadi sedikit lebih sering di sisi kiri daripada kanan. Diketahui, satu dari enam wanita dengan kanker payudara mengalami nyeri payudara dalam tiga bulan sebelum diagnosis.
4. Nyeri Dinding Dada
Penyebab nyeri payudara kiri bisa juga karena efek dari nyeri dinding dada. Diketahui, otot-otot dinding dada berada si bawah payudara. Mereka akan kejang saat Anda cemas atau stres dan menyebabkan rasa sakit di dada dan aera sekitarnya yang berlangsung selama beberapa detik atau beberapa hari.
Demikian informasi mengenai penyebab nyeri payudara sebelah kiri yang penting untuk diketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran