Suara.com - Jepang menjadi negara tujuan favorit wisatawan luar negeri yang hendak menghabiskan liburan akhir tahun. Namun bagi warga negara Indonesia yang hendak menghabiskan waktu di sana, patut berhati-hati.
Sebab, pemerintah Jepang melaporkan adanya peningkatan kasus COVID-19 yang disebabkan oleh varian Omicron. Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengkonfirmasi bahwa tiga orang yang berada dalam satu keluarga kota Osaka telah terinfeksi varian Omicron dan asal muasal penularan tak bisa ditelusuri.
Pada Kamis, gubernur perfektur Tokyo, yang terletak berdekatan dengan Osaka, mengatakan bahwa infeksi komunitas telah terkonfirmasi terhadap seorang perempuan berusia dua puluhan, dan otoritas sedang melakukan investigasi terhadap tujuh kontak terdekatnya.
Pemerintah telah memulai persiapan untuk memperluas tes gratis untuk mereka yang tidak menunjukkan gejala COVID, dalam upaya untuk mencegah penyebaran varian Omicron, menurut laporan kantor berita Jiji pada Kamis yang mengutip seorang sumber pemerintah yang tidak disebut namanya.
Ketua Komite Penasihat Penanggulangan COVID-19 Jepang, Shigeru Omi, mendesak agar orang-orang untuk berhati-hati sebelum bepergian atau berkumpul dengan sanak saudara di musim libur.
“Sekarang saat varian Omicron telah dikonfirmasi sebagai infeksi yang dapat terjadi di komunitas, terdapat kekhawatiran bahwa itu akan menyebar lebih luas, jadi mohon berhati-hati dalam menyelenggarakan pesta akhir tahun atau tahun baru,” katanya mengutip ANTARA.
Update Covid-19 Global
Update Covid-19 secara global menunjukkan adanya tambahan kasus baru hampir 1 juta, tepatnya 971.591 kasus, dalam 24 jam terakhir. Pada situs worldometers, jumlah tersebut menjadi kasus harian global terbanyak selama pandemi Covid-19.
Di waktu yang sama, angka kematian harian di dunia bertambah 6.560 jiwa. Amerika Serikat dan Rusia yang melaporkan angka kematian terbanyak dengan lebih dari seribu nyawa hilang dalam sehari akibat infeksi virus corona itu.
Baca Juga: Akun Liga Jepang Terkesima Aksi Messi Thailand Jebol Gawang Vietnam
Amerika Serikat juga menjadi negara dengan laporan kasus baru terbanyak, tercatat ada 267.269 kasus. Selain AS, Inggris kembali melaporkan kasus harian infeksi virus corona lebih dari 100 ribu.
Inggris kembali alami rekor baru temuan kasus baru Covid-19 selama pandemi dengan jumlah 119.789 kasus. Negara itu tengah alami lonjakan kasus positif, terlebih sejak ditemukannya varian omicron.
National Health System (NHS) Inggris mencatat total ada 2.097 orang dirawat di rumah sakit di London akibat Covid-19. Jumlah terseut menjadi yang tertinggi sejak Februari 2021 dan naik 44 persen dari minggu sebelumnya.
Sementara di seluruh Inggris, ada 7.114 pasien yang dirawat di rumah sakit, terbanyak sejak 4 November dan naik 11 persen setiap minggu, dikutip dari Metro.
Beberapa negara lain di Eropa juga masih alami lonjakan kasus positif C0vid-19. Lebih dari setengah kasus harian global bahkan hanya tersebar di Eropa, dengan jumlah 516.222 kasus.
Selain di Inggris, sebaran kasus harian infeksi virus corona terbanyak ada di Perancis dengan 91.608 kasus, Spanyol yang melaporkan 72.912 kasus, juga Italia 44.595 kasus.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Sagu Papua Go International! Begini Strategi Japamo Maksimalkan Dukungan BRI
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?