Suara.com - Ada banyak hal terjadi di sepanjang 2021 ini, dari penelitian tentang banyaknya mutasi virus corona hingga penemuan obat Covid-19, yakni molnupiravir serta Paxlovid.
Meski masih dalam masa pandemi, lingkup penemuan ilmiah tidak hanya terbatas pada virus saja. Tetapi juga melampaui bidang kesehatan lainnya.
Berdasarkan Insider, berikut beberapa kemajuan dan penemuan baru yang terjadi sepanjang 2021 ini.
1. Psikedelika medis
Penelitian telah menunjukkan bahwa obat psikedelik menjanjikan untuk mengobati beberapa kondisi kesehatan mental.
Tahun ini, dua penelitian telah memperkuat keberhasilan psikedelik saat dikombinasikan dengan terapi, terutama pada penderita gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
2. Tes darah untuk mendeteksi 50 jenis kanker
Sebuah teknologi baru dapat mengungkap 50 jenis kanker hanya dengan mengambil sampel darah. Tes Galleri, yang dikembangkan oleh Illumina, menganalisis fragmen DNA dalam darah yang bisa menandakan adanya kanker.
Tes ini dapat berguna untuk mendeteksi kanker yang tidak terdiagnosis pada pemeriksaan rutin.
Baca Juga: Ini Deretan Inovasi di Bidang Kesehatan yang Berhasil Dibuat Selama Pandemi Covid-19
3. Perawatan pertama untuk progeria
Progeria merupakan penyakit genetik yang menyebabkan pengidapnya terlihat mengalami penuaan dini. Kondisi ini memengaruhi sekitar 400 anak di dunia.
Sampai saat ini tidak ada pengobatan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Ini biasanya fatal setelah rata-rata 13 tahun.
Zokinvy, obat baru yang dikembangkan oleh Eiger Pharmaceuticals tahun ini, dapat memperpanjang umur tersebut hingga sekitar 2,5 tahun.
Ini adalah pengobatan pertama dan satu-satunya yang disetujui BPOM AS (FDA) untuk sindrom progeria Hutchinson-Gilford, dan bekerja dengan mencegah penumpukan protein progerin.
4. Implan untuk menyembuhkan ACL
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya