Suara.com - Sereal merupakan menu sarapan populer yang mudah dan praktis untuk dibuat. Meski begitu, sejumlah ahli kesehatan mengatakan kandungan gula pada sereal yang tinggi memiliki dampak jangka panjang yang buruk bagi kesehatan.
Untuk menghindari dampak buruk tersebut dan mendapatkan sarapan sehat, Anda bisa menambahkan sejumlah bahan agar sereal mengandung lebih banyak manfaat dan tidak hanya karbohidrat serta gula.
Mengutip laman The Healthy, berikut ini 5 cara membuat sereal lebih bergizi dan bernutrisi.
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond dan kacang mete memiliki kandungan protein yang tinggi. Tambahan 11 gram kacang-kacangan di sereal membuatnya jadi menu sarapan yang sehat dan enak.
Terlebih, kacang-kacangan juga menambah tekstur garing pada sarapan Anda.
2. Yogurt
Menambahkan yogurt sebagai topping sereal tidak hanya memperkaya rasanya. Libby Mills dari Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan yogurt membawa manfaat prebiotik yang baik untuk sistem pencernaan.
3. Buah-buahan
Baca Juga: 3 Fakta Penting Seputar Sereal Bayi, Orangtua Wajib Tahu!
Buah-buahan seperti anggur, kurma, atau bahkan bluberi membantu menambah rasa manis alami pada sarapan Anda. Buah-buahan ini juga tinggi kandungan antioksidan dan serat, yang baik untuk kesehatan tubuh.
4. Sereal tanpa gula
Sereal tanpa gula mungkin terasa hambar dan bukan favorit banyak orang. Tapi menurut pakar gizi Alissa Rumsey, sereal tanpa gula lebih disarankan karena kandungan karbohidrat dan glukosa yang lebih rendah.
"Campurkan saja sereal favorit Anda dengan sereal tanpa gula, dengan perbandingan 70:30. Lalu perlahan naikkan porsi sereal tanpa gula dalam piring Anda hingga terbiasa," tuturnya.
5. Perhatikan label kemasan
Memilih sereal tidak hanya soal rasa, tapi juga kandungan di dalamnya. Rumsey mengatakan sebelum membeli sereal, Anda wajib memerhatikan label kemasan untuk mengetahui berapa kalori yang dihasilkan dalam semangkuk sereal.
Pilihlah sereal yang terbuat dari whole grains, karena selain mengandung banyak serat, sereal berbahan whole grains juga tinggi kandungan antioksidan.
Berita Terkait
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Rekomendasi Minuman Sehat untuk Kontrol Diabetes, Ini Perbandingan Dianesia, Mganik dan Flimeal
-
CERPEN: Kabur dari Pasukan Berkuda
-
Pola Hidup Sehat Dimulai dari Sarapan: Mengapa DIANESIA Baik untuk Gula Darah?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun