Suara.com - Hong Kong telah mengkonfirmasi klaster Omicron pertamanya, mengakhiri rangkaian panjang nol kasus yang ditularkan secara lokal.
Tentu saja kabar tersebut memicu kekhawatiran akan wabah yang lebih luas saat kota itu bersiap untuk menyambut tahun baru 2021.
Dua kasus penularan lokal terdeteksi pada hari Kamis waktu setempat, seorang berusia 76 tahun dan seorang berusia 34 tahun, keduanya divaksinasi penuh tanpa riwayat perjalanan baru-baru ini.
Dilansir CNN, mereka dites sebelumnya positif Covid-19 setelah makan di sebuah restoran pada hari Senin, di mana mereka terpapar dengan seorang anggota awak pesawat yang kemudian dikonfirmasi membawa varian Omicron yang sangat menular, kata pihak berwenang.
Anggota kru, seorang karyawan Cathay Pacific, maskapai utama kota itu, tiba di Hong Kong dari Amerika Serikat (AS) pada Hari Natal. Dia telah dites negatif dua kali, sebelum tes awal positif untuk Omicron pada hari Selasa. Dia divaksinasi penuh dengan suntikan booster ketiga dari vaksin Pfizer dan tetap tanpa gejala, menurut Departemen Kesehatan.
Kasus baru ini, semuanya diduga Omicron - termasuk seorang pilot kargo yang mengunjungi beberapa restoran dan bar populer pada hari Senin, hanya beberapa hari setelah ia kembali dari AS.
Pada hari Selasa ia mengatakan telah kontak dekat dengan pasien lain dan dikirim ke pusat karantina pemerintah; pada hari Rabu, dia telah dites positif terkena virus.
Hong Kong belum melihat kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal dengan sumber yang tidak diketahui selama hampir tiga bulan; kasus terakhir yang dilaporkan adalah pada tanggal 8 Oktober 2021 lalu.
Meskipun kota tersebut telah melaporkan sejumlah kasus Omicron dari pelancong luar negeri yang dikarantina pada bulan Desember, varian tersebut belum menyebar ke masyarakat setempat sampai sekarang.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Larang Konser dan Pesta Kembang Api Sambut Tahun Baru 2022
“Sekarang ada kasus impor yang masuk ke masyarakat, yang mengarah ke sekelompok infeksi. Perkembangan terakhir ini sangat mengkhawatirkan,” kata Sophia Chan, Sekretaris Pangan dan Kesehatan, dalam konferensi pers, Jumat lalu.
Dia menambahkan bahwa pihak berwenang sekarang sedang mempersiapkan gelombang kelima yang akan datang, dan mendesak masyarakat untuk tidak berkumpul di daerah ramai untuk perayaan Tahun Baru.
"Dua minggu ke depan akan menjadi periode penting untuk mencegah Omicron. Ini benar-benar kritis," katanya.
Hong Kong adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia yang masih menggunakan pendekatan zero-Covid -- yang berarti bertujuan untuk membasmi semua kasus Covid-19 di dalam perbatasannya.
Untuk itu, kota ini memiliki salah satu program kontrol perbatasan dan karantina yang paling ketat di dunia. Minggu ini, ketika ancaman Omicron membayangi, pihak berwenang memperketat pembatasan karantina lebih lanjut untuk awak pesawat -- mendorong Cathay Pacific untuk membatalkan sejumlah penerbangan penumpang ke dan dari Hong Kong hingga kuartal pertama 2022, dan menangguhkan penerbangan kargo jarak jauh ke Hong Kong selama satu minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh