Suara.com - Kebanyakan kasus kanker prostat tumbuh terlalu lambat, sehingga menyebabkan masalah kesehatan dan mempengaruhi peluang pasien bertahan hidup.
Karena itu, banyak pria dengan kanker prostat tidak membutuhkan perawatan apapun. Tapi, beberapa kanker prostat tumbuh dengan cepat dan lebih mungkin menyebar ke bagian tubuh lain.
Prostate Cancer UK menjelaskan bahwa prostat adalah kelenjar yang biasanya berukuran dan berbentuk buah kenari dan tumbuh semakin besar seiring bertambahnya usia.
"Prostat berasa di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra, yang merupakan tabung yang membawa urine keluar dari tubuh. Tugas utama prostat adalah membantu membuat air mani, cairan yang membawa sperma," kata Prostate Cancer UK dikutip dari Express.
Badan kesehatan itu mengatakan sekitar 1 dari 8 pria akan terkena kanker prostat dalam hidup mereka.
Kanker prostat biasanya menyerang pria di atas usia 50 tahun dan risikonya akan meningkat seiring bertambahnya usia. Bahkan, risikonya akan lebih tinggi pada pria kulit hitam dan memiliki riwayat kanker prostat.
Kanker Prostat Inggris mengatakan bahwa beberapa pria mungkin memiliki beberapa masalah kencing.
Jika masalah kencing cukup ringan dan terjadi selama bertahun-tahun, itu mungkin merupakan tanda masalah prostat jinak, bukan kanker prostat.
NHS mengatakan kanker prostat biasanya tidak menimbulkan gejala apapun sampai kanker telah tumbuh cukup besar untuk memberi tekanan pada tabung yang membawa urine dari kandung kemih dan keluar melalui penis.
Baca Juga: Omicron Masuk Jatim, Gubernur Khofifah Upayakan Penularan Tidak Meluas
Berikut ini, tanda-tanda kanker prostat ketika buang air kecil.
- Kebutuhkan buang air kecil yang lebih sering, terutama di malam hari
- Kesulitan buang air kecil
- Kesulitan mengejan
- Butuh waktu lama untuk buang air kecil
- Kandung kemih yang terasa tidak kosong meski sudah buang air kecil
- Darah dalam urine
- Darah dalam air mani
"Sangat tidak biasa memiliki gejala yang berkaitan dengan buang air kecil. Kondisi ini jauh lebih mungkin disebabkan oleh kelenjar prostat Anda yang membesar seiring bertambahnya usia," kata Cancer Research UK.
Anda mungkin juga perlu menjalani tes darah yang disebut tes PSA sebagai bagian dari penyelidikan penyebab gejala kencing. Tes darah ini juga salah satu yang digunakan dokter untuk mendiagnosis kanker prostat.
"Tanda-tanda bahwa kanker mungkin telah menyebar termasuk nyeri tulang dan punggung, kehilangan nafsu makan, nyeri pada testis dan penurunan berat badan yang tidak disengaja," kata NHS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru