Suara.com - Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) membuka Sentra Vaksinasi anak. Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah untuk percepatan program vaksinasi bagi anak anak di masa pandemi Covid-19 ini.
Seperti diketahui, selama pandemi Covid-19 anak-anak terkendala dalam memenuhi jadwal vaksinasi, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Bahkan bukan tidak mungkin menyebabkan wabah lain selain Covid-19-19.
"Ini bertujuan agar anak-anak dapat mengejar jadwal imunisasinya, selain melayani vaksinasi untuk Covid-19 bagi anak2 sekolah , sentra vaksinasi juga membuka layanan untuk mengejar imunisasi dasar lengkap, imunisasi BIAS atau imunisasi anak sekolah ( Difteri, Campak dan Tetanus )," ujar direktur RS Premier Jatinegara dr. Susan Ananda, MARS.
Anak-anak juga bisa mendapatkan vaksinasi tambahan seperti vaksin flu, pneumonia, hepatitis A, Rota virus, dan lain-lain.
Sentra Vaksinasi Anak berada di klinik anak sehat. Lokasi tersebut berada di area hijau Rumah Sakit Premier Jatinegara. Area hijau itu sendiri merupakan area dengan protokol keamanan dan kenyamanannya sudah dijaga serta sangat aman dan nyaman untuk anak-anak.
"Di RS Premier Jatinegara, kita pisahkan klinik anak sehat dengan klinik anak sakit di dua area yang berbeda, demi kenyamanan anak anak," ujar Susan.
Ia menjelaskan, bahwa pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang penting untuk menjaga sosial distancing dan juga kenyamanan anak pada saat anak menerima vaksinasi. Oleh sebab itu, Sentra Vaksinasi Anak di Rumah Sakit Premier Jatinegara dibatasi hanya 100 – 150 anak setiap harinya. Waktu pelayanan dilakukan setiap Senin hingga Sabtu dari pukul 10.00 sd 17.00 WIB.
"Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari Dinkes Prov. DKI Jakarta , sehingga program vaksinasi ini dapat di manfaatkan oleh anak – anak se – DKI Jakarta .Khusus vaksinasi COVID 19 kami dapat melayani JADETABEK. ujar dr. Levina Avissa selaku Manajer Operasional RS Premier Jatinegara.
Cara mendaftarkan diri untuk vaksinasi anak bisa melalui link yang sudah disediakan oleh Sentra Vaksinasi Anak atau bisa melalui scan barcode, setelah mendaftar orang tua akan dihubungi oleh call center untuk menerima jadwal vaksinasi.
Baca Juga: Viral Emak-emak Demo Soal Eksploitasi Gala Sky, Warganet Emosi: Kok Gak Ada Malu Ya
Melalui Sentra Vaksinasi Anak, diharapkan anak-anak mendapatkan kekebalan tubuh yang sempurna terutama pada masa pandemi Covid-19 ini agar anak-anak sehat dan aktif, sehingga dapat kembali ke aktivitas semula dan orang tua tidak perlu khawatir karena kekebalan tubuh anak-anaknya sudah terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS