Suara.com - Saat ini, sejumlah sekolahan sudah menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Sedangkan, hanya anak remaja usia 12-17 tahun yang diizinkan suntik vaksin Covid-19.
Artinya, tingkat penularan virus corona Covid-19 di sekolah masih tinggi di antara anak-anak yang di bawah usia tersebut.
Karena itu, pihak sekolah maupun orangtua perlu melakukan tindakan perlindungan virus corona Covid-19 yang tepat bagi anak-anak.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan penggunaan masker selama di dalam ruang kelas. Selain itu, sekolah juga perlu menerapkan kebiasaan cuci tangan yang baik dan jaga jarak fisik.
Berikut ini, panduan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penularan virus corona Covid-19 di sekolah oleh Philippine Pediatrics Society.
1. Jaga jarak fisik
CDC dan WHO telah merekomendasikan semua orang untuk menjaga jarak fisik dengan orang lain guna mencegah penularan virus corona. Aturan ini perlu diberlakukan di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah bisa memberlakukan aturan mengurangi jumlah siswa di setiap kelas untuk membatasi jumlah siswa dan guru yang kontak, posisikan meja dan kursi ke arah yang sama, gunakan penghalang fisik antar meja, dan KBM di luar ruangan bila memungkinakan.
2. Pakai masker
Baca Juga: Lindungi Anak-anak dari Virus Corona Covid-19, Ikuti Panduan Ini!
CDC dan WHO juga menyarankan semua orang selalu pakai masker selama berada di ruang publik, termasuk sekolah. Orangtua perlu mengajarkan pentingnya memakai masker dan cara pemakaian yang benar pada anaknya.
Anda juga bisa membawakannya masker cadangan, mengingat anak lebih mudah berkeringat dan bermain basah-basahan. Ingatkah anak agar tidak meminjamkan masker ke temannya dan selalu mencuci tangan.
3. Cuci tangan
Orangtua maupun pihak sekolah perlu mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan cuci tangan yang benar selama pandemi.
Beri tahu anak cara cuci tangan yang benar mengggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik, terutama sebelum dan sesudah makan serta batuk.
4. Disinfektan sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan