Suara.com - Polisi menangkap komika Fico Fachriza atas penyalahygunaan narkotika jenis tembakau gorila atau tembakau sintetis pada Kamis (13/1/2021) malam.
"Iya benar (tembakau gorila)," kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Donny Alexander, Jumat (14/1/2022).
Namun, Donny belum mau menyebut berapa jumlah barang bukti berupa tembakau gorila yang disita oleh polisi. Rilis penangkapan akan digelar sore ini.
Tembakau sintetis atau tembakau gorila jauh berbeda dengan ganja. Apabila ganja berwarna hijau, maka tembakau gorila ini berwarna cokelat dengan daun tembakau kering.
Tembakau yang kerap disebut 'gori' ini juga tidak memiliki bau , tetapi ketika dibakar akan tercium aroma khas seperti ganja.
Berdasarkan ANTARA News, pemakai tembakau gorila akan merasakan efeknya hanya dalam 10 menit. Dalam waktu ini, pemakai akan mulai berbicara ngelantur dan lemas.
Efek mabuk dari tembakau gori tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit hingga dua jam. Ini tergantung pada banyaknya tembakau yang terhisap.
Namun, beberapa pengguna mengatakan sensasi mabuk dari tembakau gori tidak menyenangkan.
"Kalau tembakau sintetis sejenis gori, cukup dua kali hidap sudah bisa bikin 'melayang'. Tapi kalau jujur, rasa melayangnya itu tidak enak," ujar salah seorang pengguna.
Baca Juga: Kenaikan Cukai Rokok Tak Pengaruhi Penjualan Tembakau, Ini Penyebabnya
Ia melanjutkan bahwa efek tembakau gorila tidak jelas dengan rasa yang tidak enak. Tembakau ini juga tidak menyebabkan halusinasi.
Menurut Alodokter, dampak buruk dari tembakau gorila ini setelah 9 jam dari penggunaan adalah mengantuk, mual, depresi, pusing, kesenangan berlebihan, muntah, ruam, gagal napas, kebiruan hingga kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional