Suara.com - Kista merupakan daging yang tumbuh secara abnormal di beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher hingga kukit kepala.
Masalahnya, sebagian besar kasus kista tidak memiliki gejala atau tanda tertentu. Bahkan, sebagian besar kista juga tidak menyebabkan rasa sakit. Apalagi jika kista itu terdapat di organ dalam tubuh dan berukuran kecil.
Gejala biasanya baru akan muncul apabila benjolannya membesar dan menekan organ lain atau membatasi aliran cairan pada jaringan seperti hati, pankreas atau organ lain.
Berikut ciri-ciri penyakit kista yang perlu Anda pahami.
- Nyeri ringan yang menjalar ke punggung bawah dan paha bisa.
- Nyeri sebelum periode menstruasi mulai, sebelum berakhir atau saat berhubungan intim (dyspareunia).
- Nyeri saat buang air besar atau tekanan pada usus.
- Rasa mual, muntah atau nyeri pada payudara yang terasa selama kehamilan.
- Terasa penuh atau berat pada perut.
- Tekanan pada kemih yang membuat Anda sering buang air kecil atau kesulitan mengosongkan kemih secara sempurna.
Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:
- Sakit pada perut atau panggul secara tiba-tiba dan parah.
- Nyeri yang disertai demam atau muntah.
Ciri-ciri Kista di Payudara
- Muncul pada salah satu atau kedua payudara.
- Berbentuk benjolan lembut, mudah digerakkan. Atau berbentuk bulat atau oval dengan tepi yang jelas.
- Puting susu terlihat bening, kuning, atau cokelat tua.
- Terasa nyeri pada area benjolan.
- Ukuran benjolan dan nyeri bertambah sebelum periode menstruasi.
- Penurunan ukuran benjolan dan resolusi gejala lain setelah periode menstruasi.
Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:
- Muncul benjolan baru yang tak kunjung hilang setelah periode menstruasi.
- Benjolan bertambah atau berubah semakin besar.
Ciri-ciri Kista di Kulit
Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Resep Herbal dan 4 Gaya Hidup yang Bantu Hilangkan Kista Rahim
- Muncul benjolan kecil dan bulat di bawah kulit, biasanya pada wajah, tubuh, atau leher.
- Ada komedo yang menyumbat pembukaan pada benjolan.
- Keluar zat kental, kuning, berbau busuk dari benjolan
- Berwarna kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada area, jika meradang atau terinfeksi.
Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:
- Kista tumbuh dengan cepat.
- Robekan terasa sakit atau terinfeksi.
- Terjadi pada area yang terus iritasi.
- Mengganggu penampilan Anda.
Cara Diagnosis Kista
- Tes pencitraan seperti USG, CT scan, atau MRI, terutama bila benjolan terdapat di tempat yang tidak bisa dilihat langsung (misal kista ovarium). Tes ini untuk melihat isi benjolan dan menentukan apakah benjolan bersifat kanker.
- Biopsi. Pengambilan sampel jaringan kista untuk diteliti di laboratorium. Biopsi dapat membantu dokter untuk menentukan apakah kista bersifat kanker atau tidak.
Cara Mengobati Kista
- Memberikan suntikan kortikosteroid untuk mengurangi radang di kista.
- Menusuk kista dengan jarum dan melakukan penyedotan (aspirasi) cairan dalam kista.
- Mengangkat kista melalui operasi, bila aspirasi tidak berhasil menghilangkan kista.
Itulah ciri-ciri penyakit kista yang perlu dipahami. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan untuk mengelola risiko penyakit lebih dini.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren