“Masker KN95 yang tidak memenuhi standar peraturan AS umumnya masih memberikan perlindungan pernapasan lebih banyak daripada masker bedah atau kain dan dapat digunakan dalam pengaturan klinis tertentu,” Michael Argentieri, wakil presiden untuk teknologi dan keselamatan di ECRI, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Schabacker mengatakan KN95 dapat digunakan sebagai pengganti masker bedah atau prosedur untuk aktivitas yang melibatkan kontak terbatas dengan cairan tubuh, karena KN95 tidak dimaksudkan untuk menolak cairan.
Tetapi mereka hanya boleh digunakan sebagai upaya terakhir ketika merawat pasien yang diketahui atau diduga COVID-19.
“Jangan gunakan KN95 pada saat ini di area berisiko tinggi,” kata Schabacker.
“Rumah sakit dan staf yang merawat pasien yang diduga COVID-19 harus menyadari bahwa masker impor mungkin tidak memenuhi standar peraturan AS saat ini meskipun pemasaran mengatakan sebaliknya, tambah Argentieri.
Ada banyak masker tidak bersertifikat yang memiliki tali pengikat kepala dan leher yang dapat memastikan udara tersaring, kata pernyataan ECRI. Ini berbeda dari mereka dengan loop telinga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya