Suara.com - Varian Omicron telah menyebar sangat cepat di sebagian besar negara. Munculnya varian virus corona ini mengingatkan kita pentingnya kekebalan tubuh yang kuat untuk membantu mencegah infeksi dan melawan penyakit menular.
Umumnya, orang meningkatkan kekebalan tubuh dengan diet sehat dan olahraga. Tapi, ada cara lain untuk meningkatkan kekebalan tubuh, seperti pijatan.
Pijatan bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan aliran limfatik yang lebih baik. Metode ini membantu nutrisi bergerak ke seluruh tubuh dan membantu menyaring limbah metabolisme.
Pijatan juga membantu mengurangi rasa sakit dan stres, yang berdampak negatif pada kekebalan. Karena stres dan faktor mental lain yang terkait dengannya diiringkan dengan pijatan, ini membantu membentuk dan meningkatkan kesehatan mental.
Kesehatan mental yang lebih baik telah dikaitkan dengan kekebalan yang lebih baik. Studi juga menunjukkan bahwa pijatan membantu meningkatkan jumlah limfosit dalam sel-sel tubuh yang bertanggung jawab untuk menjaga kekebalan.
Seseorang bisa melakukan pijat di siang hari, tetapi sebaiknya melakukan pada waktu yang tidak sibuk dan pikiran sedang rileks untuk mendapatkan manfaat luar biasa dari pijat.
Tapi dilansir dari Times of India, pijat di pagi hari akan membantu Anda memulai hari dengan penuh energi dan pikiran yang segar. Sedangkan, pijat di sore hari, sekitar 1 jam setelah makan siang adalah ide terbaik.
Hal terpenting adalah jangan pijat ketika perut kosong. Karena, pijat merangsang sistem pencernaan yang menurunkan kdar glukosa darah.
Jika Anda berencana untuk pijat di pagi hari, pastikan Anda mengonsumsi makanan ringan atau buah. Namun, Anda juga tidak disarankan melakukan pijatan setelah mengonsumsi makanan berat yang menyebabkan perut kembung.
Baca Juga: Mudah Stres? Ini Cara Menurunkan Detak Jantung Saat Cemas dan Panik
Anda juga bisa menggunakan minyak atsiri untuk pijat. Minyak atsiri dibuat dari bagian yang diekstraksi dari tanaman, terutama dari daun, kulit kayu dan bunga.
Minyak atsiri merangsang bagian-bagian tertentu dari sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan aktivitas sel-sel kekebalan tertentu.
Sel-sel ini juga mengganggu jalur yang terkait dengan peradangan dan membantu meningkatkan kekebalan dengan mengurangi peradangan.
Minyak seperti Eucalyptus, cengkeh, lavender dan pohon teh dikategorikan sebagai minyak esensial. Minyak ini membantu kekebalan dan dapat digunakan ketika pijat untuk meningkatkan kekebalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?