Suara.com - Anggur hitam tidak hanya enak, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan yang mungkin tidak Anda sadari. Buah kecil ini kaya akan antioksidan, sederet vitamin, serta mineral.
Dikutip dari Healthshots, anggur hitam menawarkan banyak manfaat yang spesifik ditujukan kepada wanita. Apa saja?
1. Melindungi dari penyakit jantung
Anggur hitam mengandung resveratrol dan quercetin, keduanya merupakan senyawa antioksidan yang membantu mengurangi risiko aterosklerosis dan melindungi terhadap kerusakan yang disebabkan oleh kadar kolesterol LDL yang tinggi dalam aliran darah.
Tingginya kadar potasium dan serat dalam anggur hitam membantu mengatur tekanan darah.
2. Membantu mengontrol PMS (Pre Menstrual Syndrome)
Bagi Anda yang kerap bermasalah dengan gejala PMS seperti perubahan suasana hati dan sakit kepala, anggur hitam bisa membantu meringankanya. Riboflavin dalam anggur hitam sangat berguna bagi mereka yang cenderung sering menderita sakit kepala dan migrain.
3. Dapat melindungi dari kanker
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dan karotenoid yang ada dalam anggur hitam mencegah produksi radikal bebas yang menyebabkan kanker. Dengan demikian, anggur hitam dapat mengurangi risiko terkena kanker tertentu, karena adanya antioksidan dan karotenoid.
4. Baik untuk kulit dan rambut
Bahan rahasia dalam anggur hitam adalah minyak biji anggur yang ampuh. Minyak biji anggur hitam kaya akan antioksidan dan vitamin E yang membantu menjaga kesehatan kulit kepala Anda dengan meningkatkan sirkulasi darah, mencegah rambut rontok dan bercabang, serta produksi uban dini. Minyak ini juga membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dan bekerja dengan baik bagi mereka yang mengalami kerontokan rambut.
Senyawa seperti proanthocyanidins dan resveratrol dalam anggur hitam juga melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet yang berbahaya. Ini membantu mengurangi bintik hitam dan pigmentasi.
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam anggur hitam juga mencegah keriput, meremajakan sel-sel kulit, dan meningkatkan elastisitas kulit.
Baca Juga: Buah Satu Ini Sangat Bagus untuk Kesehatan Usus, Meningkatkan Mikrobioma Usus
5. Mendukung kesehatan tulang
Anggur hitam kaya vitamin Kyang membantu mendukung kesehatan tulang. Sebuah studi menyebut bahwa wanita dengan asupan vitamin K yang lebih rendah menderita risiko patah tulang pinggul yang tinggi. Jadi, pastikan Anda para wanita mengonsumsi lebih banyak anggur hitam, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem