Suara.com - Banyak orang mungin bertanya-tanya penyebab dirinya tertular virus corona Covid-19 tanpa kontak dekat dengan pasien positif virus corona.
Anda pasti sudah tahu bahwa virus corona Covid-19 bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui jarak dekat.
Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa penyebab orang terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa kontak dekat dengan orang sakit.
1. Kontak dengan orang pra-gejala
Orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 cenderung lebih menularkan virusnya 2-3 hari sebelum mereka mengembangkan gejala.
Kondisi ini adalah di mana seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 terlebih dahulu dan mengembangkan gejala kemudian hari disebut sebagai fase pra-gejala.
Orang dalam kondisi pra-gejala ini bisa menularkan virus corona Covid-19 dalam tubuh ke orang lain yang berada di dekatnya.
2. Tidak jaga jarak
Jika Anda berada dalam jarak dekat dengan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak jaga jarak dengan orang lain, Anda akan lebih mudah tertular.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Tinja? Ini Temuan Ahli
Virus corona Covid-19 menyebar melalui partikel cairan kecil dati batuk, bersin atau pernapasan orang yang terinfeksi dalam jarak dekat.
Begitu seseorang bersentuhan dengan partikel cairan yang ada di udara, virus corona bisa masuk ke tubuh orang yang tidak terinfeksi melalui mata, hidung dan mulut.
Risiko infeksi virus corona Covid-19 bisa meningkat ketika Anda berada di tempat dalam ruangan yang berventilasi buruk atau ramai.
3. Kontak dengan orang pembawa virus tanpa gejala
Setiap orang yang terinfeksi virus corona tidak selalu menunjukkan gejala. Orang tanpa gejala sering tidak sadar ada virus corona dalam dirinya.
Jika Anda berhubungan dengan orang yang tidak mengalami gejala, Anda berisiko tertular virus corona Covid-19 dari orang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli