Suara.com - Semakin banyak orang menerapkan pola makan sehat sejak pandemi Covid-19. Hanya saja, beberapa orang cenderung lebih memperhatikan asupan vitamin dan cenderung melupakan asupan mineral dalam makanannya.
Padahal, jika berbicara tentang makan sehat, untuk menjaga tingkat energi tetap tinggi dan kekebalan tubuh menjadi kuat, penting untuk memasukkan semua nutrisi termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Ya, mineral juga penting bagi tubuh Anda untuk tetap sehat. Dan tembaga adalah salah satu mineral yang harus Anda perhatikan asupannya. Seperti semua nutrisi lainnya, tembaga juga penting untuk kelangsungan hidup.
Tembaga diperlukan untuk banyak fungsi tubuh, seperti produksi energi, meningkatkan kesehatan otak, dan mendukung sistem kekebalan, tulang, dan saraf. Selain itu, Anda juga membutuhkan tembaga karena mineral ini bekerja dengan zat besi untuk membantu tubuh membentuk sel darah merah dan jaringan.
Menurut Deepti Khatuja, Kepala Ahli Gizi Klinis di Fortis Memorial Research Institute, Gurugram, tembaga adalah salah satu mikronutrient atau elemen yang dibutuhkan tubuh manusia dalam jumlah kecil. Namun, sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Misalnya, tembaga membantu tubuh menghasilkan energi dan membantu membentuk neurotransmiter penting, yang mendukung fungsi sehat otak dan sistem saraf. Tembaga juga diperlukan untuk membentuk jaringan ikat, mendukung produksi melanin di kulit, dan membantu transportasi zat besi di dalam tubuh.
Tembaga bekerja sama dengan zat besi untuk membantu tubuh membentuk sel darah merah. Tembaga juga membantu penyerapan zat besi.
Perlu diingat, bahwa kekurangan tembaga dapat menyebabkan anemia, komplikasi vaskular, osteoporosis, dan manifestasi neurologis.
Jadi, meski diperlukan hanya dalam jumlah kecil, tetapi mineral ini memainkan peran penting dalam fungsi tubuh sehari-hari. Tapi perlu diingat juga, kelebihan tembaga berbahaya dan dapat berdampak pada kesehatan seseorang. Jadi, konsumsilah dalam jumlah sedang, ya.
Baca Juga: Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin D, Simak Daftarnya
Nah, karena tubuh tidak dapat memproduksi tembaga sendiri, jadi penting bagi Anda untuk mendapatkannya dari makanan. Dilansir dari Healthshots, inilah lima jenis makanan yang kaya akan tembaga.
1. Tiram
Tembaga adalah mineral yang ditemukan di beberapa jenis makanan laut, termasuk tiram, sejenis kerang. Tiram menyediakan 7,6 mg per 100 gram yang dapat memenuhi kebutuhan tembaga harian Anda. Selain itu, tiram juga merupakan sumber vitamin D, seng, dan mangan.
2. Sayuran berdaun hijau tua
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung mentah memang sangat bergizi dan juga memiliki kandungan tembaga yang sangat tinggi namun berkalori rendah. Selain itu, sayuran ini juga kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin K, kalsium, magnesium, dan folat yang dapat membantu dalam memproduksi sel darah, mencegah anemia, dan memperkuat tulang.
3. Buah kering dan kacang-kacangan
Buah kering merupakan sumber vitamin dan mineral, serta tinggi serat, protein, dan lemak sehat. Kacang-kacangan seperti kacang mete dan almond mengandung sejumlah besar tembaga dan merupakan sumber tembaga bagi Anda yang vegetarian.
4. Biji
Biji seperti biji wijen, biji rami dan biji bunga matahari dapat dimakan dan memiliki jumlah tembaga yang tinggi di dalamnya. Cocok untuk Anda yang Vegetarian, dan dapat membantu memenuhi kebutuhan tembaga harian.
5. Dark chocolate
Dalam hal nilai gizi cokelat, yang berwarna gelap selalu lebih baik. Ya, mengonsumsi cokelat hitam sangat bergizi, karena selain kaya akan tembaga, juga merupakan sumber antioksidan yang kuat, meningkatkan aliran darah, dan membantu mengurangi tekanan darah.
Jadi, jangan lupa sertakan makanan yang mengandung tembaga dalam diet harian Anda agar tetap sehat, ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat