Suara.com - Kakak Ria Ricis, dr. Shindy Kurnia Putri, membenarkan jika adiknya saat ini sedang menjalani program hamil atau promil.
Menurut dr. Shindy, promil dijalankan Ria Ricis dan Teuku Ryan karena keduanya memutuskan untuk tidak menunda memiliki momongan setelah menikah.
"Alhamdulillah, terima kasih doanya, adik kita sudah menikah, untuk itu (hamil) masih ke arah usaha promil," ujar dr. Shindy dalam acara KopDar Agen Reglow Indonesia di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Adik dari Oki Setiana Dewi itu juga memastikan, sebagai kakak sekaligus sebagai dokter, ia mengaku membantu memantau kesehatan adik bungsunya itu.
Ia dan keluarga juga tidak berhenti memberikan edukasi kepada pasangan suami istri muda itu.
"Kita tetap edukasi, untuk jaga kesehatan, supaya nanti insyaallah ke arah itu (punya anak) ada keinginan mereka tidak menunda," jelasnya.
Selain itu, Shindy bersama kakaknya, juga menyoroti kebiasaan sang adik jika sudah sangat disibukan dengan pekerjaan, yang kerap abai dengan kesehatan, termasuk lupa makan.
Hal inilah yang dikhawatirkan akan menganggu promil yang tengah dijalani Ricis dan Ryan.
"Aku pun kasih nasihat, itu pasti sebagai kakak aku kayak gitu, Mba Oki kayak gitu, yang paling penting adalah karena Ricis ini kalau sudah kerja lupa makan, itu sudah pasti untuk promilnya juga, untuk vitaminnya juga, itu rules yang kita terapkan," tutup dr. Shindy.
Baca Juga: Ria Ricis Singgung Kematian Sambil Pajang Foto Suami, Ada Apa?
Sementara itu, mengutip Hello Sehat ada beberapa rekomendasi yang perlu dilakukan pasangan suami istri agar cepat hamil, yaitu sebagai berikut:
1. Hentikan penggunaan kontrasepsi
Untuk alat KB yang mengandung hormon, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa hamil kembali. Oleh karena itu, sebaiknya lepas alat kontrasepsi satu tahun sebelumnya agar tubuh memiliki waktu untuk membersihkan diri dari pengaruh hormon alat kontrasepsi.
2. Mengetahui masa subur
Perlu mengetahui cara menghitung masa subur yang tepat untuk memperbesar kesempatan terjadinya pembuahan. Namun, apabila dalam jangka waktu tertentu belum ada pembuahan, Anda dan pasangan sebaiknya melakukan tes kesuburan.
3. Mengonsumsi vitamin kesuburan
Mengonsumsi vitamin untuk promil juga bisa membantu dalam persiapan kehamilan. Hal ini dibutuhkan saat Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu. Asupan vitamin B atau asam folat sebelum hamil penting diperhatikan dalam merencanakan kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia