Suara.com - Sebagian besar ahli berpendapat untuk menghindari kopi sebelum tidur. Tapi, seorang ahli saraf mengatakan dosis kafein adalah rahasia tidur siang profesional.
Brice Faraut, yang meneliti efek membatasi tidur di Rumah Sakit Hôtel-Dieu di Paris, mengetahui semua trik dalam buku ini untuk memerangi kurang tidur.
Dalam buku barunya, Saved by the Siesta, ia mengungkapkan mengapa secangkir kopi bisa berjalan seiring dengan tidur siang.
Tidur siang, katanya, "menjadi lebih dapat diterima secara budaya" dan penelitian menunjukkan tidur siang adalah "obat yang sangat efektif dan serba guna untuk defisit tidur".
“Ada bukti ilmiah bahwa praktik tersebut tidak hanya dapat menyembuhkan kelelahan yang ekstrem, tetapi juga memerangi rasa kantuk, nyeri, kerapuhan imunologi, stres, hipertensi, obesitas, dan penyakit kardiovaskular”, katanya.
Brice mengatakan bahwa minum kopi beberapa saat sebelum tidur siang selama 20 hingga 30 menit akan membantu Anda mengatasi rasa grogi saat bangun tidur. Demikian seperti dilansir dari NY Post.
“Kafein membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk masuk dan merangsang otak, yang berarti Anda akan tetap tertidur, tetapi setelah tidur siang selama 20 hingga 30 menit, kafein akan membantu Anda bangun lebih waspada selama empat hingga enam jam setelahnya,” Brice dikatakan.
"Itu adalah trik favorit para nappers biasa."
Pendekatan aneh Brice untuk meningkatkan energi di tengah hari telah dipelajari, dengan hasil yang menjanjikan.
Baca Juga: Lafal Dzikir Sebelum Tidur dan Keutamaannya, Tidur Jadi Tenang dan Nyenyak
Sebagai contoh, sebuah penelitian di Jepang terhadap 10 orang dewasa menunjukkan bahwa mereka yang tidur siang berkafein selama 15 menit memiliki kinerja yang lebih baik dalam mengerjakan tugas-tugas komputer daripada mereka yang tidur siang diikuti dengan mencuci muka atau terpapar cahaya terang.
Kopi dan tidur biasanya tidak dipasangkan bersama - jika ada satu saran umum untuk kurang tidur, itu untuk menghindari kafein.
Meskipun dapat membantu Anda bersemangat untuk tugas-tugas segera, itu dapat merusak pola tidur Anda bahkan lebih dengan membuat Anda tetap terjaga di malam hari.
Tubuh membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam jam untuk memecah setengah efek kafein, yang disebut "waktu paruh", menurut Sleep Foundation.
Artinya, jika minum kopi di sore hari, itu bisa membuat seorang tetap terjaga setelah tidur jam 10 malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi