Suara.com - Makanan merupakan salah satu faktor yang mendukung kehamilan sehat. Itu sebabnya, sangat penting bagi ibu hamil untuk memerhatikan asupannya, serta mengetahui makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan, terutama saat hamil muda.
Beberapa makanan tertentu mungkin bisa menyebabkan keracunan pada ibu hamil, atau mengganggu perkembangan janin. Kali ini, theAsian Parents membagikan daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat hamil muda. Apa saja?
1. Ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi
Meski merupakan sumber protein sehat yang kaya akan omega-3, namun beberapa jenis ikan tertentu berbahaya untuk dikonsumsi lantaran memiliki kandungan merkuri yang tinggi.
Sebenarnya, hampir semua ikan mengandung merkuri, karena senyawa ini ada di limbah yang paling banyak mencemari perairan. Namun, beberapa jenis ikan memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi, seperti ikan hiu, ikan makarel raja, ikan tuna bigeye, ikan tondak atau pedang, dan ikan tuna sirip kuning. Mungkin memang jarang diperjual belikan di Indonesia, tapi tidak ada salahnya bukan untuk mengetahuinya.
Bila ibu hamil muda mengonsumsi ikan tinggi merkuri, dikutip dari Mayo Clinic, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan otak bayi.
2. Daging setengah matang
Daging yang belum matang kemungkinan besar masih mengandung parasit toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin. Makanan setengah matang ini termasuk daging unggas seperti ayam, kalkun, bebek, dan daging babi. Untuk itu usahakan masak daging sampai matang sempurna sampai kering dan tidak ada cairan merahnya.
3. Telur setengah matang
Telur yang belum matang masih mengandung bakteri Salmonella yang menyebabkan infeksi cairan ketuban. Meskipun infeksi ini jarang terjadi, namun dampaknya sangat serius dan dapat menyebabkan keguguran.
Selain menghindari telur setengah matang, hindari juga makanan yang terbuat dari telur mentah seperti mayonaise.
4. Keju lunak
Keju lunak yang diimpor mungkin mengandung bakteria Listeria. Anda perlu menghindari keju lunak seperti keju brie, Camembert, Roquefort, feta, Gorgonzola, dan keju Meksiko yang mencakup queso blanco dan queso fresco, kecuali jika jenis keju tersebut dengan jelas menyatakan dibuat dari susu pasteurisasi. Semua keju lunak yang tidak diimpor yang dibuat dengan susu pasteurisasi, aman dikonsumsi.
Baca Juga: Janin Sehat, Ini 5 Makanan untuk Ibu Hamil untuk Mencegah Keguguran
5. Susu tidak dipasteurisasi
Susu yang tidak dipasteurisasi mungkin masih mengandung bakteri Listeria yang berbahaya untuk tumbuh kembang janin. Bila dikonsumsi oleh ibu hamil muda, berisiko menyebabkan keracunan. Sebaiknya hindari susu yang belum dipasteurisasi, baik susu sapi maupun susu kambing mentah.
6. Jus buah atau sayur yang tidak dicuci dahulu
Pantangan ini lebih terkait pada higienitas. Sama seperti susu yang belum dipasteurisasi, jus mentah yang siap minum sangat tidak disarankan untuk ibu hamil muda. Ini juga termasuk jus kemasan nonpasteurisasi seperti yang dijual di pinggir jalan, yang buahnya kemungkinan besar tidak dicuci sebelumnya.
Jus buah atau sayur yang tidak dicuci dahulu dapat mengandung bakteri E.coli dan Salmonella yang berbahaya. Yang paling aman adalah membuat sendiri jus buah atau sayur di rumah.
7. Hati hewan
Jeroan seperti hati ayam atau sapi termasuk makanan yang harus dihindari ibu hamil. Sebab, makanan ini mengandung tinggi vitamin A. Vitamin A memang baik dan diperlukan untuk ibu hamil, namun bila asupan vitamin A dikonsumsi berlebihan, hal ini dapat membahayakan janin.
Nah, itu dia makanan yang harus dipantang saat hamil muda. Jadi, lebih berhati-hatilah sata memilih makanan saat sedang hamil, ya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal