Suara.com - Dua tahun sudah kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Hingga saat ini, Pandemi Covid-19 masih belum menunjukkannya untuk berakhir. Jumlah keterpaparan terus bertambah seiring dengan masuknya varian baru omicron ke Tanah Air. Hal ini memaksa kita untuk semakin melindungi diri dari paparan Covid-19.
Menjaga kebersihan diri adalah salah satu cara paling baik untuk melindungi diri dari virus mematikan tersebut. Upaya menjaga kebersihan diri tidak luput dari menjaga dan merawat kebersihan hidung. Mengingat, virus corona bisa masuk ke tubuh melalui beberapa pintu, salah satunya melalui hidung ketika kamu menghirup percikan liur dari orang yang terinfeksi.
Mencuci hidung atau disebut irigasi hidung adalah cara membersihkan hidung yang biasanya dilakukan dengan menggunakan alat cuci hidung dan NaCl atau larutan garam. Namun, karena tidak terbiasa dilakukan sehingga menggunakan nasal spray bisa juga menjadi pilihan praktis. Salah satunya adalah Iota Carrageenan nasal spray yaitu semprotan untuk rongga hidung yang mengandung larutan garam yang mengandung 1,2 miligram natural Carragelose (Iota Carrageenan).
Carragelose adalah iota-carrageenan, ekstrak alami dari merah rumput laut. Carragelose dapat digunakan sebagai pengobatan flu yang aktif secara luas dan infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas yang secara langsung mengatasi virus flu bukan hanya gejalanya.
Carragelose juga terbukti secara klinis untuk melindungi dengan aman dari banyak virus yang menyerang saluran pernapasan. Carragelose juga dapat mempersingkat durasi gejala flu yang biasanya disebabkan oleh virus. Bahkan, produk ini dapat meminimalisir bangkitnya virus.
Carragelose secara fisik akan membungkus kuman pada lapisan hidung, menghalangi kuman tersebut menyebar dan bermultiplikasi, serta membantu Anda untuk menghilangkannya secara alami.
Produk ini bekerja pada area di rongga hidung di mana kuman penyebab pilek pertama menempel dengan membentuk lapisan pelindung yang akan melembabkan selaput lendir hidung sekaligus sebagai penghalang terhadap pengaruh eksternal seperti penyebab pilek, polusi udara, dan kelembaban udara yang rendah.
Tak hanya itu, Carragelose juga mampu membatasi penyebaran banyak virus yang berbeda, termasuk Rhinovirus dan Corona Virus. Hal ini sudah ditunjukkan dalam empat uji klinis.
Hal itu diperkuat dari para ilmuwan di Marinomed Biotech yang menunjukkan bahwa Iota Carrageenan pada Carragelose Nasal Spray memiliki efek penetral pada SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19 dalam kultur sel.
Baca Juga: Rahasia Resep Sehat dari Jepang dan Tiongkok: Hidup Sehat serta Bahagia
Penelitian mengenai penggunaan Iota Carrageenan nasal spray juga telah dilakukan di sebuah rumah sakit di Argentina, pada tenaga kesehatannya yang menangani pasien Covid-19. Hasilnya pun baik, penggunaan Iota Carrageenan nasal Spray dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 sampai 80%.
Terkait Covid-19, sejumlah penelitian masih berlangsung. Meski demikian, maka produk ini dapat digunakan sebagai pilihan untuk membantu menjadi proteksi ekstra di masa pandemi covid-19, selain penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Berita Terkait
-
Tak Selalu Bagus, Ketahui 5 Bahaya Melakukan Perawatan Wajah Pakai Buah Lemon
-
Benarkah Cuci Hidung Efektif Cegah Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli
-
Klaim Cuci Hidung dengan Garam Bisa Hilangkan Virus Corona, Begini Faktanya
-
Benarkah Obat Kumur dan Cuci Hidung Mampu Mengobati Covid-19? Ini Faktanya
-
Benarkah Cuci Hidung Bisa Cegah Virus Corona? Begini Kata WHO!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli