Suara.com - Serat dapat membantu menurunkan kolesterol, mencegah sembelit, dan memperbaiki pencernaan. Sebagian besar biji-bijian adalah sumber serat yang bagus dan ada banyak juga makanan lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini 7 makanan tinggi serat.
Diketahui, meningkatkan asupan makanan berserat tinggi dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Selain itu, berguna juga untuk menurunkan berat badan, mempertahankan penurunan berat badan dan menjaga kesehatan pencernaan.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini 7 makanan tinggi serat yang perlu diketahui. Simak baik-baik ya!
1. Gandum
Gandum salah satu makanan yang mengandung serat tinggi. Anda bisa mengonsumsi sereal gandum utuh atau oatmeal dengan 3 gram atau lebih serat per sajian. Tambahkan buah, dan Anda akan segera mencapai target harian serat 38 gram untuk pria di bawah 50 tahun dan 25 gram untuk wanita di bawah 50 tahun.
2. Buah segar
Setiap buah segar adalah camilan sehat dan memiliki kandungan serat lebih dari yang lain. Satu buah pir Asia berukuran besar memiliki berat 9,9 gram. Buah berserat tinggi lainnya termasuk raspberry, blackberry, pisang, dan blueberry.
3. Sayuran
Kacang hijau, bayam, jagung, brokoli, dan kentang adalah sayuran berserat tinggi. Ands bisa tambahkan sayuran ke omelet, sandwich, pasta, pizza, dan sup. Anda juga bisa menambahkan bit, bengkuang, dan seledri ke menu salad atau menu makanan lainnya.
Baca Juga: Makan Cuma Sekali Sehari, Ternyata Ini 5 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh
4. Buah kering
Plum dikenal memiliki kandungan serat yang tinggi yang dapat membantu memacu buang air besar dan meredakan sembelit. Sebagian besar buah-buahan kering sarat dengan serat. Makanlah beberapa buah ara kering, kurma, kismis, atau aprikot kering sebagai camilan. Namun, jangan mengonsumsinya berlebihan karena mereka tinggi gula alami.
5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Banyak orang menghindari kacang-kacangan dan biji-bijian. Padahal, asupan ini bisa menjadi sumber serat dan nutrisi. Agar tidak bosan mengonsumsinya, Anda bisa tambahkan kacang cincang atau biji-bijian ke dalam salad, sereal, atau yogurt.
6. Ubi Jalar
Ubi jalar menawarkan 5 gram serat dalam takaran sedang. Ubi jalar juga memberikan vitamin A, vitamin penting untuk penglihatan yang sehat dan fungsi kekebalan tubuh. Ubah ubi jalar bisa menjadi makanan yang memuaskan dan menyehatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya