Suara.com - Siapa tidak kenal buah merah papua yang legendaris? Tanaman yang tumbuh subur di Papua ini disebut memiliki beragam khasiat untuk kesehatan.
Buah yang memiliki nama latin Pandanus conoideus ini dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Selain itu, buah merah Papua juga kerap diolah menjadi masakan, hingga obat herbal alami.
Buah merah Papua juga dikenal dengan nama kuansu. Dipercaya mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh. Sebut saja lemak sehat, karbohidrat, protein serat dan juga kalori.
Buah yang menyerupai nangka ini juga disebut mengandung antioksidan seperti beta-karoten, alfa-karoten, vitamin C hingga vitamin E.
Pakar herbal yang juga seorang dokter, dr. Sri Redjeki Endang S., MSi (herb), menjelaskan kandungan dari buah merah Papua, “Buah Merah banyak mengandung antioksidan terutama tokoferol, flavonoid, karotenoid dan vitamin C. Selain itu, buah merah juga mengandung asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, Omega 3 dan Omega 9 yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.”
Sebagai informasi antioksidan adalah senyawa yang memiliki peran untuk memperbaiki dan mencegah kerusakan sel pada tubuh, terutama kerusakan akibat paparan radikal bebas.
Sesuai dengan namanya, buah merah tumbuh subur di Papua, menjadikan buah ini agak sulit dijangkau untuk masyarakat Indonesia di luar Papua. Namun dengan kemajuan di bidang farmasi, khasiat buah merah Papua kini bisa dirasakan dalam bentuk kapsul.
Salah satu kapsul dengan ekstrak buah merah Papua adalah King Pandanus. Bahkan bisa dibilang sebagai pionir dalam ekstrak buah merah Papua dalam bentuk kapsul, yang diproduksi oleh PT Unimax Power.
Tak hanya jadi pionir, King Pandanus juga disebut membawa khasiat utuh dari buah merah Papua. Alat produksi yang modern jadi salah satu alasan, mengapa King Pandanus bisa mempertahankan kandungan dari buah asli dari Papua ini.
Salah satu khasiat buah merah Papua adalah sebagai obat herbal HIV/AIDS, obat herbal Hepatitis B dan obat anti-kanker. King Pandanus kapsul yang mengandung ekstrak buah merah ini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker seperti kanker payudara, kanker usus besar dan kanker ovarium.
Managing Director PT Unimax Power, Anton dalam keterangannya mengatakan bahwa King Pandanus terbuat dari ekstrak buah merah Papua, yang memiliki antioksidan tertinggi diantara berbagai herbal di dunia yang sangat tepat untuk mengatasi penyakit-penyakit berat seperti kanker, tumor, stroke dan lainnya,"
Lebih lanjut, kandungan antibakteri pada buah merah Papua juga disebut mampu mengobati berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, seperti TBC. Selain itu, kandungan antioksidan pada King Pandanus juga mampu mengobati radang usus.
"King Pandanus bisa dikonsumsi oleh kalangan remaja hingga lanjut usia. Sehingga manfaat dari kandungan buah merah Papua bisa dirasakan oleh banyak orang," jelas Anton.
Menambahkan, "Kapsul King Pandanus bisa didapatkan melalui e-commerce, sehingga lebih mudah didapatkan oleh konsumen."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik