Suara.com - Jika anak Anda sakit, hal pertama yang harus dipahami tentang obat batuk dan pilek adalah obat tersebut aman atau tidak dikonsumsi oleh anak-anak. Adapun obat batuk pilek anak yang aman dikonsumsi yaitu akan disebutkan di artikel berikut.
Bagi orangtua, melihat anaknya batuk pilek tentunya membuat cemas dan khawatir. Jika Anda memutuskan untuk memberi anak Anda obat batuk dan pilek, sebaiknya obat tersebut digunakan jika membuat anak Anda merasa lebih nyaman dan tidak menimbulkan efek samping yang mengganggu.
Saat memilih obat flu atau batuk, pastikan Anda memahami fungsi masing-masing bahan, sehingga Anda tidak memberikan obat atau ramuan yang tidak perlu kepada anak Anda.
Namun, sebagai penanganan awal, Anda bisa memberikannya obat batuk pilek yang aman untuk anak-anak. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini rekomendasi obat batuk pilek anak yang aman dikonsumsi anak-anak.
Merek Umum
Jika anak Anda sakit batuk dan pilek, berikut ini beberapa merek umum obat batuk pilek anak seperti:
- OBH Combi Anak Batuk Plus Flu
- Bodrexin Flu Anak
- Panadol Sirup Anak
- Sanmol Sirup
- Bisolvon kids Sirup
- Proris Sirup
- Termorex Plus
- Hufagrip Flu Sirup
- Komix Kid Sachet
- Pludane Sirup
Selain menggunakan obat medis seperti yang disebutkan di atas, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk mengobati batuk dan pilek pada anak Anda. Adapun caranya sebagai berikut:
1. Berikan cairan
Anda bisa memberikan cairan (air, jus, dan kaldu) kepada anak Anda. Ini berguna untuk membantu mengencerkan sekresi. Cairan hangat, seperti teh atau sup ayam, mungkin memiliki efek menenangkan, meningkatkan aliran lendir hidung dan melonggarkan sekresi pernapasan.
Baca Juga: Waspada, Jenis Penyakit Ini Menyerang Saat Musim Pancaroba
2. Jalankan pelembab udara berkabut dingin
Cara ini dapat menambah kelembapan udara, yang dapat mengurangi pengeringan saluran hidung dan tenggorokan. Tempatkan pelembab udara di dekat tempat tidur anak Anda. Bersihkan pelembab udara setelah setiap kali digunakan.
3. Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam juga salah satu cara alami untuk mengobati batuk dan pilek pada anak. Cara ini bisa digunakan oleh anak usia 6 tahun ke atas, berkumur dengan air garam hangat dapat meredakan sakit tenggorokan.
4. Tawarkan permen isap
Untuk anak-anak usia 5 tahun ke atas, mengisap permen padat dapat meredakan sakit tenggorokan. Permen keras mungkin sama efektifnya dengan obat pelega tenggorokan dan cenderung tidak memiliki efek berbahaya. Namun, permen padat bisa bahaya jika tersedak dan tidak diperbolehkan diberikan kepada anak usia di bawah 5 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?