Suara.com - Beberapa tanaman hias tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi membantu seseorang tidur lebih baik, salah satunya snake plant atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama lidah mertua.
Tanaman hias lidah mertua melepaskan semua oksigennya di malam hari, sehingga Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dari tanaman hias tersebut.
Karena, pasokan oksigen berlimpah dari tanaman ular ini bisa membantu tidur lebih nyenyak dan meningkatkan suasana hati.
Tingkat oksigen yang lebih rendah dapat menyebabkan sakit kepala ketika Anda bangun dan tingkat yang lebih tinggi mendorong otak untuk tetap tidur lebih dalam dan lebih restoratif.
"Tanaman lidah mertua terbuat dari bahan yang keras. Tumbuh terutama di Afrika, dalam kondisi yang sangat kering," kata Patch Plants dikutip dari The Sun.
Tanaman ini sering tumbuh di tempat yang panas, sehingga membuat semua pori-porinya benar-benar tertutup di siang hari dan tidak kehilangan air untuk penguapan.
Saat suhu lebih dingin di malam hari, pori-porinya terbuka, melepaskan semua oksigen yang ditahan.
Pada setiap 150 gram tanaman, 32 gram oksigen dilepaskan. Sedangkan, setiap hari orang dewasa mengonsumsi sekitar 550 liter oksigen.
Tanaman hias ini tidak hanya menyediakan lingkungan yang kaya oksigen di malam hari, tetapi juga menghilangkan bahan kimia berbahaya.
Baca Juga: Studi: Satu Tetes Virus Corona ke Hidung Bisa Buat Orang Sehat Jadi Sakit Covid-19
Bahan kimia berbahaya ini seperti xilena, trikloroetilena, toluena, benzena dan formaldehida.
Seorang praktisi tidur mengatakan tidak masalah jam berapa Anda tidur, selama tubuh direbahkan terlebih dahulu.
Anda bisa mengisi botol air dengan air hangat, lalu istirahatkan kaki dengan cara diangkat ke atas untuk bersantai.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia