Suara.com - Setiap perempuan akan mengalami masa menopause. Menopause terjadi ketika seorang wanita berhenti menstruasi, paling sering antara usia 45 dan 55 tahun. Adapun ciri-ciri menopause penting untuk dikenali tiap wanita.
Diketahui, wanita didiagnonis menopause ketika tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut pada usia sekitar 45 dan 55 tahun. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pengertian dan ciri-ciri menopause yang dilansir dari situs WebMD, Jumat (4/2/2022).
Pengertian Menopause
Menopause adalah akhir dari siklus menstruasi wanita. Istilah ini dapat menggambarkan setiap perubahan yang wanita alami sebelum atau setelah berhenti menstruasi, menandai akhir dari tahun-tahun reproduksi wanita.
Menopause adalah bagian reguler dari penuaan yang terjadi setelah usia 40 tahun. Namun beberapa wanita dapat mengalami menopause dini. Ini bisa merupakan hasil dari pembedahan, seperti jika indung telur mereka diangkat dalam histerektomi, atau kerusakan pada indung telur atau kemoterapi. Biasanya itu terjadi sebelum usia 40 tahun.
Ciri-ciri Menopause
Kebanyakan wanita menjelang menopause akan mengalami hot flashes, perasaan hangat yang tiba-tiba menyebar ke seluruh tubuh bagian atas, seringkali dengan wajah memerah dan berkeringat. Kilatan ini dapat berkisar dari ringan pada kebanyakan wanita hingga parah pada orang lain. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
- Menstruasi tidak merata atau terlewat
- Kekeringan vagina
- Payudara sakit
- Ingin buang air kecil lebih sering
- Sulit tidur
- Perubahan emosi
- Kulit, mata, atau mulut kering
Setelah mengalami ciri-ciri seperti yang disebutkan di atas, selanjutnya para wanita menopause akan mengelami beberapa tanda-tanda lainnya seperti di bawah ini.
- Kelelahan
- Depresi
- Sifat mudah tersinggung
- Jantung berdebar-debar
- Sakit kepala
- Sakit dan nyeri sendi dan otot
- Penambahan berat badan
- Rambut rontok
- Perubahan libido (gairah seks)
Fase Menopause
Baca Juga: Disfungsi Ereksi adalah Kondisi yang Patut Diwaspadai Pria, Ketahui Penyebab dan Gejalanya
Setiap wanita akan mengalami fase menopause alami. Adapun fase menopause alami yakni sebagai berikut:
Perimenopause, fase ini biasanya dimulai beberapa tahun sebelum menopause, ketika ovarium Anda secara perlahan membuat lebih sedikit estrogen. Perimenopause berlangsung hingga menopause, titik di mana ovarium Anda berhenti melepaskan sel telur
Mati haid, fase ini adalah berhentinya masa haid selama setahun sejak Anda mengalami menstruasi. Ini terjadi karenan indung telur telah berhenti melepaskan sel telur dan membuat sebagian besar estrogennya.
Pascamenopause, fase ini adalah tahun-tahun setelah menopause. Gejala menopause seperti hot flashes biasanya mereda. Tetapi risiko kesehatan yang terkait dengan hilangnya estrogen meningkat seiring bertambahnya usia.
Nah, demikian informasi mengenai pengertian dan ciri-ciri menopause lengkap dengan prosesnya. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak