Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari memberikan sejumlah tips bagi masyarakat dalam menghadapi gelombang varian omicron. Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.
Salah satunya dipicu oleh penyebaran omicron yang mulai mendominasi kasus di Indonesia. Seperti telah banyak diberitakan bahwa varian omicron sejauh ini diketahui sangat menular. Hal itu membuat Siti Fadilah Supari mengaku deg-degan.
"Jadi omicron ini walaupun bikin deg-degan juga, kok banyak banget. Tapi dont worry, omicron ini mungkin akan meningkat menjadi 10 ribu atau 100 ribu, tapi ini tidka berbahaya," ujar Siti Fadillah dalam akun YouTube-nya yang diunggah, Jumat, (5/2/2022).
Menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi awal di Afrika Selatan yang dilaporkan terjadi di antara mahasiswa—individu yang lebih muda yang cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan. Tetapi memahami tingkat keparahan varian omicron akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu.
Untuk itu, Siti Fadilah juga tetap meminta masyarakat untuk bisa tetap waspada. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyepelekan penyebaran omicron.
"Kita juga harus tetap waspada terutama untuk yang punya komorbid, jadi juga jangan disepelekan. Tapi walaupun meningkat cepat, hunian fantastis tidak terlalu meningkat, ini (berbeda dibandingkan dengan Juli," ujar Siti Fadilah.
Data Kementerian Kesehatan sendiri mencatat bahwa penambahan kasus baru pada Jumat, (4/2/2022) mencapai lebih dari 32 ribu kasus. Kasus aktif saat ini juga telah mencapai 140.254 pasien.
Meski demikian, keterisian tempat tidur Rumah Sakit untuk ruangan ICU baru 10 persen, sedangkan isolasi di RS baru sekitar 22 persen. Kemudian tempat tidur yang terpakai juga baru 20,8 persen.
"Jadi pak presiden masih tenang mudah-mudahan tidak memburuk. Yang penting jangan panik dan jangan takut, kalau anda terkena omicron tidak perlu memenuhi rumah sakit," kata dia.
Baca Juga: Blusukan Picu Kerumunan saat Covid-19 Merebak, Sikap Jokowi Dinilai Tak Bijak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini