Suara.com - Walikota New York City Eric Adams, telah membuat publik geli sekaligus khawatir setelah membandingkan keju dengan heroin.
"Makanan itu seperti narkoba. Dan faktanya, penelitian menunjukkan tingkat otak yang mendorong Anda menggunakan narkoba juga membuat Anda kecanduan makanan," jelas Adams, dilansir The Guardian.
Lalu, ia mengatakan bahwa makanan dapat membuat ketagihan, dan mulai membandingkan pecandu narkoba dengan orang yang suka makan keju.
"Bawa orang yang menggunakan heroin, masukkan ke dalam satu ruangan, dan seseorang yang kecanduan keju, tempatkan di ruangan lain, dan Anda menjauhkannya (dari yang membuat kecanduan), saya tantang Anda untuk memberi tahu makan yang kecanduan heroin dna mana yang keju," sambungnya.
Namun, Adams tidak menjelaskan sumber ilmiah dari pernyataannya itu.
Meski begitu, sebuah studi pada 2015 dari Universitas Michigan menemukan bahwa keju merupakan salah satu makanan yang sulit ditinggalkan.
Tetapi, beberapa berita yang muncul setelahnya tidak sesuai dengan apa yang dihasilkan penelitian. Beberapa judul seperti "Menjelaskan Banyak Hal: Studi Menemukan Bahwa Keju Sama Adiktifnya dengan Narkoba" dan "Menuju Rehabilitasi Roquefort: Keju Sama Adiktifnya dengan Kokain".
Kepada Newsweek, Direktur Medis Koalisi Pengurangan Bahaya Nasional, Kim Sue, menanggapi bahwa pernyataan Adams tersebut akan berbahaya.
"Ini adalah entitas yang sama sekali berbeda untuk menangani masalah penggunaan opioid setiap hari. Itu adalah kondisi tertenti di mana orang ketergantungan secara fisik dan memiliki gejala penarikan (narkoba)."
Baca Juga: Kisah Mantan Pecandu Heroin Berpura-pura Jadi Korban Tabrak Lari Berakhir di Pasar Rebo
Ia melanjutkan, "Membandingkan entitas diagnostik yang sangat jelas itu dengan kelompok makanan, itu menstigmatisasi dan berbahaya dalam kedua hal."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan